Sudah memikirkan use case pembayaran lintas batas sejak kemarin, dan ini terus menjadi salah satu contoh paling konkret tentang apa yang sebenarnya dibuka oleh Newton.
pembayaran stablecoin lintas batas memang benar-benar lebih cepat dan lebih murah dibanding jalur remittance tradisional. bagian itu berjalan.
yang tidak berjalan adalah lapisan kepatuhan.
sebuah merchant yang menerima pembayaran stablecoin lintas batas perlu memverifikasi bahwa pengirim tidak dikenai sanksi, memastikan dana tidak berasal dari sumber berisiko tinggi, memeriksa agar transaksi tidak melanggar batasan yurisdiksi, dan memenuhi persyaratan atribusi Travel Rule bila berlaku. ini bukan kebutuhan teoretis.
ini adalah kewajiban regulatori yang benar-benar ada saat ini.
dan saat ini satu-satunya cara untuk memenuhi kewajiban-kewajiban itu adalah dengan membangun sendiri infrastruktur kepatuhan terpusat, atau menerima bahwa Anda beroperasi dalam celah dan berharap tidak ada yang melihat terlalu dekat.
Newton memungkinkan sebuah merchant meminta attestation yang dapat diverifikasi sebelum menerima pembayaran. pengirim tidak disanksi. dana lolos pemeriksaan sumber dana (source-of-funds). pemeriksaan jurisdiksi lolos. atribusi Travel Rule dipenuhi. semua itu terbukti secara kriptografis sebelum pembayaran diselesaikan.
merchant menyimpan tanda bukti kepatuhan (compliance receipt) sebagai bukti audit tanpa pernah menangani data identitas pengirim secara langsung.
pemrosesan kepatuhan non-custodial adalah bagian yang menurut saya paling signifikan di sini. merchant mendapatkan buktinya tanpa harus menanggung liabilitas menyimpan data pribadi milik orang lain.
apakah atribusi Travel Rule tetap bekerja ketika wallet pengirim sepenuhnya self-custodial tanpa kredensial KYC yang melekat padanya??
#Newt @NewtonProtocol $NEWT
pembayaran stablecoin lintas batas memang benar-benar lebih cepat dan lebih murah dibanding jalur remittance tradisional. bagian itu berjalan.
yang tidak berjalan adalah lapisan kepatuhan.
sebuah merchant yang menerima pembayaran stablecoin lintas batas perlu memverifikasi bahwa pengirim tidak dikenai sanksi, memastikan dana tidak berasal dari sumber berisiko tinggi, memeriksa agar transaksi tidak melanggar batasan yurisdiksi, dan memenuhi persyaratan atribusi Travel Rule bila berlaku. ini bukan kebutuhan teoretis.
ini adalah kewajiban regulatori yang benar-benar ada saat ini.
dan saat ini satu-satunya cara untuk memenuhi kewajiban-kewajiban itu adalah dengan membangun sendiri infrastruktur kepatuhan terpusat, atau menerima bahwa Anda beroperasi dalam celah dan berharap tidak ada yang melihat terlalu dekat.
Newton memungkinkan sebuah merchant meminta attestation yang dapat diverifikasi sebelum menerima pembayaran. pengirim tidak disanksi. dana lolos pemeriksaan sumber dana (source-of-funds). pemeriksaan jurisdiksi lolos. atribusi Travel Rule dipenuhi. semua itu terbukti secara kriptografis sebelum pembayaran diselesaikan.
merchant menyimpan tanda bukti kepatuhan (compliance receipt) sebagai bukti audit tanpa pernah menangani data identitas pengirim secara langsung.
pemrosesan kepatuhan non-custodial adalah bagian yang menurut saya paling signifikan di sini. merchant mendapatkan buktinya tanpa harus menanggung liabilitas menyimpan data pribadi milik orang lain.
apakah atribusi Travel Rule tetap bekerja ketika wallet pengirim sepenuhnya self-custodial tanpa kredensial KYC yang melekat padanya??
#Newt @NewtonProtocol $NEWT