Juli 2026 sudah lewat setengahnya, dan kinerja BTC justru menonjol, mencatat kenaikan sekitar 8,2%, sekaligus menjadi awal Juli terbaik dalam empat tahun terakhir.
Namun sebelum merayakan serangan balik para bullish, ada bagian sejarah yang layak ditinjau dengan tenang.
Pada 2022, BTC sempat memantul sekitar 17% pada bulan Juli, tetapi kemudian anjlok 14% pada bulan Agustus, dan turun lagi 3% pada bulan September—narasi pasar beruang tidak berubah; kenaikan akhirnya sepenuhnya ditelan. Angkanya berbeda, tetapi skenario pasar kerap memiliki kemiripan yang mencolok.
Rekap data latar belakang:
Tahun paruh pertama suram: BTC dari puncak Januari $93.000 terus merosot hingga akhir Juni ke $58.000, dengan penurunan sekitar 20,5% selama enam bulan—menjadi paruh pertama terburuk dalam empat tahun terakhir.
Kondisi saat ini: Awal Juli dimulai rebound dari sekitar $59.101, dan kini telah naik ke sekitar $63.967.
Peringatan likuiditas: Pasar ETF mengalami arus keluar bersih sebesar $4,5 miliar pada bulan Juni, yang menjadi kinerja bulanan terburuk sejak produk diluncurkan. Citi baru-baru ini menurunkan target harga BTC 12 bulan dari $112.000 menjadi $82.000, serta bersikap hati-hati terhadap arus masuk bersih ETF sepanjang tahun depan.
Kebenaran di balik pantulan: Dorongan kenaikan saat ini terutama berasal dari short covering, bukan dari pembelian baru. Menurut analisis CryptoQuant, permintaan pasar perlahan pulih dari “periode kontraksi tercepat sejak 2022”. Kebutuhan dari long di futures menunjukkan sedikit perbaikan; tekanan jual di spot memang melemah, tetapi belum sepenuhnya berubah menjadi pembelian yang kuat.
Tiga titik keputusan kunci berikutnya:
Data CPI 14 Juli: Jika data lebih rendah dari ekspektasi, narasi pemangkasan suku bunga akan kembali menjadi pusat perhatian. BTC berpotensi memanfaatkan momen ini untuk bertahan di sekitar level $65.000.
Rapat FOMC 28–29 Juli: Pernyataan The Fed akan menentukan arah nada pasar makro pada paruh kedua tahun ini.
Arus dana ETF berbalik arah: $63.800 adalah garis kunci secara teknis untuk menandai berakhirnya tren penurunan; sebaliknya, jika menembus ke bawah $56.200, area penopang di $50.000–$53.000 akan menghadapi ujian.
Ringkasan: Meski kenaikan bulanan sebesar 8,2% terlihat sangat mengesankan, yang tak boleh diabaikan adalah bahwa rata-rata pengembalian historis Q3 hanya 5,82%, dan mediannya bahkan lebih rendah, yakni 1,84%—Juli memang bisa naik, tetapi seluruh kuartal tetap berpotensi mengalami pergerakan mendatar yang melelahkan. Penampilan kuat yang benar-benar historis biasanya muncul di Q4, tetapi itu adalah hasil, bukan jaminan saat ini.
Pengingat singkat: Rebound saat ini adalah Juli terbaik dalam empat tahun—dan mungkin juga “jebakan Juli” paling klasik: pada tahun 2022, seperti itulah kejadiannya.
#Bitcoin #BTC #AnalisisPasarKripto
