Hal pertama yang biasanya orang otomatisasi adalah hal yang paling tidak mereka percaya.
Setidaknya itulah yang aku lihat saat mengamati bagaimana izin berkembang dalam kripto. Tidak ada yang langsung memberikan sebuah aplikasi kendali penuh. Prosesnya hampir selalu bertahap. Persetujuan kecil. Aksi yang terbatas. Izin sementara yang entah bagaimana tidak pernah dicabut.
Yang menarik adalah seberapa cepat izin sementara berhenti terasa sementara.
Transaksi pertama diperiksa. Transaksi kedua nyaris tidak ditinjau. Pada interaksi kesepuluh, hubungan itu sudah berubah sepenuhnya. Yang awalnya tampak seperti verifikasi pelan-pelan berubah menjadi anggapan.
Perubahan itu terasa kecil jika dilihat pada satu dompet. Namun pada jutaan transaksi, itu mulai terlihat seperti infrastruktur.
Itulah sebabnya aku semakin tertarik pada lapisan yang berada di antara niat dan eksekusi. Bukan transaksi perdagangannya. Bukan dompetnya sendiri. Melainkan izin yang menentukan apakah suatu tindakan boleh terjadi sama sekali.
Kebanyakan orang memperhatikan saat nilai berpindah.
Sangat sedikit orang memperhatikan aturan yang memungkinkan nilai itu bergerak.
Padahal, aturan-aturan tersebut sering kali justru membentuk perilaku lebih banyak daripada transaksi itu sendiri.
Mungkin itulah mengapa proyek seperti @NewtonProtocol berfokus lebih sedikit pada eksekusi dan lebih banyak pada otorisasi. Pertanyaannya bukan lagi apakah agen AI bisa bertindak. Pertanyaannya adalah siapa yang menetapkan batasan sebelum mereka melakukannya.
Mungkin masa depan AI onchain tidak akan ditentukan oleh seberapa cerdas agen bertindak.
Mungkin masa depan itu akan ditentukan oleh berapa banyak izin yang berhenti kita sadari bahwa ternyata sudah kita berikan.
$GUN $LAB $NEWT
@NewtonProtocol
#Newt #OilTankersGoDarkAsHormuzShippingSlows #IEACutsRussiaOilOutputForecast #FordQ2USSalesDrop10.3% #CQ