@NewtonProtocol
Membaca konsep inti Newton membuat saya menyadari bahwa protokol ini tidak berusaha mengubah cara transaksi dieksekusi—melainkan mengubah cara transaksi tersebut diotorisasi.
Setiap tindakan dimulai sebagai Intent, menjadi Task, dievaluasi oleh operator terdesentralisasi, dan hanya setelah mencapai konsensus barulah tindakan tersebut menerima sebuah Attestation bahwa kontrak pintar dapat memverifikasinya. Itu berarti eksekusi terjadi hanya setelah tindakan yang diminta tersebut sudah membuktikan bahwa tindakan itu memenuhi kebijakan.
Bagi saya, ini adalah perubahan yang bermakna. Alih-alih mempercayai satu titik pemeriksaan, @NewtonProtocol membangun proses otorisasi yang transparan, dapat diverifikasi, dan didukung oleh konsensus kriptografis. Ketika AI semakin terlibat dalam keuangan onchain, saya pikir model yang mengutamakan kebijakan ini akan semakin penting.
@NewtonProtocol $NEWT #Newt
#newt $NEWT @NewtonProtocol
Membaca konsep inti Newton membuat saya menyadari bahwa protokol ini tidak berusaha mengubah cara transaksi dieksekusi—melainkan mengubah cara transaksi tersebut diotorisasi.
Setiap tindakan dimulai sebagai Intent, menjadi Task, dievaluasi oleh operator terdesentralisasi, dan hanya setelah mencapai konsensus barulah tindakan tersebut menerima sebuah Attestation bahwa kontrak pintar dapat memverifikasinya. Itu berarti eksekusi terjadi hanya setelah tindakan yang diminta tersebut sudah membuktikan bahwa tindakan itu memenuhi kebijakan.
Bagi saya, ini adalah perubahan yang bermakna. Alih-alih mempercayai satu titik pemeriksaan, @NewtonProtocol membangun proses otorisasi yang transparan, dapat diverifikasi, dan didukung oleh konsensus kriptografis. Ketika AI semakin terlibat dalam keuangan onchain, saya pikir model yang mengutamakan kebijakan ini akan semakin penting.
@NewtonProtocol $NEWT #Newt
#newt $NEWT @NewtonProtocol