#newt $NEWT
Dengan mempelajari @NewtonProtocol, ada satu pertanyaan yang terus kembali menghantui saya.
Lapisan Authorization tidak hanya menentukan apakah suatu transaksi dapat dieksekusi. Lapisan ini juga mengajukan pertanyaan yang lebih mendalam: siapa yang menetapkan aturan yang mengizinkan atau menolak transaksi tersebut?
Jika aturan-aturan ini berkembang seiring tata kelola (governance), bagaimana memastikan prediktabilitasnya bagi pengguna dan agen AI?
Menurut saya, tantangan yang sesungguhnya bukan hanya teknis. Ini juga menyangkut keseimbangan antara keamanan, tata kelola, dan desentralisasi.
Dan Anda, menurut Anda, dalam sistem otorisasi on-chain, siapa yang seharusnya memiliki kata terakhir: kode, tata kelola, atau pengguna?
$NEWT #Newt
Dengan mempelajari @NewtonProtocol, ada satu pertanyaan yang terus kembali menghantui saya.
Lapisan Authorization tidak hanya menentukan apakah suatu transaksi dapat dieksekusi. Lapisan ini juga mengajukan pertanyaan yang lebih mendalam: siapa yang menetapkan aturan yang mengizinkan atau menolak transaksi tersebut?
Jika aturan-aturan ini berkembang seiring tata kelola (governance), bagaimana memastikan prediktabilitasnya bagi pengguna dan agen AI?
Menurut saya, tantangan yang sesungguhnya bukan hanya teknis. Ini juga menyangkut keseimbangan antara keamanan, tata kelola, dan desentralisasi.
Dan Anda, menurut Anda, dalam sistem otorisasi on-chain, siapa yang seharusnya memiliki kata terakhir: kode, tata kelola, atau pengguna?
$NEWT #Newt
