Sobat-sobat yang main U, dengerin baik-baik. Kalau suatu hari kamu diminta 'minum teh', jangan panik, intinya ada tiga hal penting di sini. Pikirkan dari sekarang, biar nanti kamu lebih tenang.
Hal pertama, saat mulai langsung dapat tekanan: "Koin virtual itu tidak dilindungi hukum, kamu tahu gak?"
Jangan sampai bingung dengan pertanyaan ini. Ini harus dilihat secara terpisah. Hukum tidak melindungi, bukan berarti kamu melanggar. Artinya, transaksi yang saling setuju, tidak ada yang mengawasi; tapi kalau ada masalah, misalnya kamu ditipu, polisi juga tidak bisa bantu kamu ambil koin itu kembali. Jadi, terima saja dengan lapang dada, kamu tahu risikonya dan siap menanggungnya.
Hal kedua, inti masalah: "Kalau yang diterima itu uang haram, kenapa harus kamu yang mengembalikan?"
Ingat, ini bukan negosiasi, ini prosedur. Uang sudah masuk ke kartu kamu, selama itu dianggap sebagai dana yang terlibat penipuan, kamu harus mengikuti prosesnya. Berapa banyak yang harus dikembalikan, bagaimana cara mengembalikannya, ada ruang untuk diskusi di sini. Kamu bisa bicara dengan pihak terkait, bahkan langsung berkomunikasi dengan korban, selama sudah sepakat, ada harapan kartu kamu bisa dibuka kembali. Jangan keras kepala, itu tidak ada gunanya.
Hal ketiga, yang paling penting: "Kalau tidak kooperatif, apakah akan tercatat? Apakah kartu lain masih bisa digunakan?"
Selama sikapmu baik, semua dokumen sudah diserahkan, bisa membuktikan uangmu bersih, biasanya tidak akan ada catatan buruk, dan tidak akan mempengaruhi kartu lainmu. Tapi ada satu poin penting yang harus didengar jelas:
Kartu terlibat tingkat satu: Ini adalah yang paling parah, setara dengan di-blacklist oleh bank dan sistem kepolisian, semua kartu atas namamu bisa ikut bermasalah.
Kartu terlibat tingkat dua: Pengaruhnya jauh lebih kecil, hanya membekukan kartu ini saja. #ETH跌破2000美元
Akhirnya, ini yang perlu digarisbawahi:
Main U, itu seperti menari di zona abu-abu, jangan anggap itu seperti belanja di toko online. Baik transaksi besar atau kecil, sumber dana, informasi pihak lain, semuanya harus kamu teliti sampai tuntas. Ingat satu kalimat: uang yang tidak jelas asal-usulnya, jangan sekali-kali disentuh. Jangan sampai karena sedikit keuntungan, kamu mempertaruhkan akun dan reputasimu, itu baru benar-benar rugi.
Hal pertama, saat mulai langsung dapat tekanan: "Koin virtual itu tidak dilindungi hukum, kamu tahu gak?"
Jangan sampai bingung dengan pertanyaan ini. Ini harus dilihat secara terpisah. Hukum tidak melindungi, bukan berarti kamu melanggar. Artinya, transaksi yang saling setuju, tidak ada yang mengawasi; tapi kalau ada masalah, misalnya kamu ditipu, polisi juga tidak bisa bantu kamu ambil koin itu kembali. Jadi, terima saja dengan lapang dada, kamu tahu risikonya dan siap menanggungnya.
Hal kedua, inti masalah: "Kalau yang diterima itu uang haram, kenapa harus kamu yang mengembalikan?"
Ingat, ini bukan negosiasi, ini prosedur. Uang sudah masuk ke kartu kamu, selama itu dianggap sebagai dana yang terlibat penipuan, kamu harus mengikuti prosesnya. Berapa banyak yang harus dikembalikan, bagaimana cara mengembalikannya, ada ruang untuk diskusi di sini. Kamu bisa bicara dengan pihak terkait, bahkan langsung berkomunikasi dengan korban, selama sudah sepakat, ada harapan kartu kamu bisa dibuka kembali. Jangan keras kepala, itu tidak ada gunanya.
Hal ketiga, yang paling penting: "Kalau tidak kooperatif, apakah akan tercatat? Apakah kartu lain masih bisa digunakan?"
Selama sikapmu baik, semua dokumen sudah diserahkan, bisa membuktikan uangmu bersih, biasanya tidak akan ada catatan buruk, dan tidak akan mempengaruhi kartu lainmu. Tapi ada satu poin penting yang harus didengar jelas:
Kartu terlibat tingkat satu: Ini adalah yang paling parah, setara dengan di-blacklist oleh bank dan sistem kepolisian, semua kartu atas namamu bisa ikut bermasalah.
Kartu terlibat tingkat dua: Pengaruhnya jauh lebih kecil, hanya membekukan kartu ini saja. #ETH跌破2000美元
Akhirnya, ini yang perlu digarisbawahi:
Main U, itu seperti menari di zona abu-abu, jangan anggap itu seperti belanja di toko online. Baik transaksi besar atau kecil, sumber dana, informasi pihak lain, semuanya harus kamu teliti sampai tuntas. Ingat satu kalimat: uang yang tidak jelas asal-usulnya, jangan sekali-kali disentuh. Jangan sampai karena sedikit keuntungan, kamu mempertaruhkan akun dan reputasimu, itu baru benar-benar rugi.
