Transparansi on-chain menunjukkan bahwa XRP yang dipegang di bursa terpusat telah merosot menjadi sekitar 1,5 miliar token—rendah dalam beberapa tahun.
Peralihan "HODL": Para investor tidak hanya menjual; mereka sedang memindahkan aset ke penyimpanan dingin dan kustodi institusional.
Hasilnya: Ini menghilangkan likuiditas "sisi jual". Ketika gelombang permintaan berikutnya tiba, akan ada lebih sedikit token yang tersedia untuk dibeli, yang mengarah pada penemuan harga vertikal.
🏦 Efek "Kekosongan ETF"
Peluncuran 5 Spot XRP ETF pada November 2025 telah mengubah permainan secara fundamental.
Aliran Bersih: Lebih dari $1,14 miliar telah mengalir ke kendaraan yang diatur ini dalam waktu hanya beberapa minggu.
Kunci Pasokan: Tidak seperti pedagang ritel, ETF adalah entitas "beli-dan-tahan". Setiap dolar yang masuk ke ETF secara efektif mengunci XRP di vault institusional, menghapusnya secara permanen dari peredaran yang dapat diperdagangkan.
Pertumbuhan AUM: Total Aset yang Dikelola (AUM) untuk ETF ini telah melampaui $1,25 miliar, bertindak sebagai vakum besar untuk pasokan pertukaran.
⚖️ Lampu Hijau Regulasi & Evolusi XRPL
Dengan kasus SEC v. Ripple sepenuhnya diselesaikan (menegaskan bahwa XRP bukanlah sekuritas) dan Undang-Undang GENIUS memberikan kejelasan stablecoin, "Lampu Hijau Institusional" secara resmi menyala.
Peralihan Infrastruktur: XRP Ledger (XRPL) tidak lagi hanya untuk pembayaran. Pembaruan 2025 memperkenalkan Pemberian Pinjaman Institusional dan Vault Aset Tunggal, memungkinkan bank untuk mendapatkan imbal hasil langsung di rantai.
Penyelesaian Global: Volume pembayaran Ripple telah melampaui $95 miliar tahun ini, membuktikan bahwa utilitas XRP sebagai lapisan penyelesaian global sedang berkembang secara real-time.
