Rug pull dalam kripto adalah jenis penipuan di mana para kreator mata uang kripto atau token tiba-tiba meninggalkan proyek dan membawa uang investor, sehingga nilai token anjlok.

Jenis yang paling umum adalah:

1. Liquidity rug pull – Pengembang menghapus likuiditas token dari bursa terdesentralisasi, sehingga pemegangnya tidak bisa menjual.

2. Mint rug pull – Pengembang membuat sejumlah besar token baru lalu membuangnya ke pasar, membuat harga jatuh.

3. Exit scam – Tim menghilang setelah menggalang dana melalui presale atau setelah menarik pembeli.

Tanda peringatan

Tim anonim atau tidak terverifikasi.

Janji imbal hasil yang dijamin atau tidak realistis.

Tidak ada audit independen untuk smart contract.

Likuiditas tidak dikunci atau bisa ditarik kapan saja.

Jumlah wallet yang sangat kecil menguasai sebagian besar pasokan token.

Kontrak memungkinkan pemilik untuk memblokir penjualan, membuat token tanpa batas, atau mengubah pengaturan penting.

Contoh

Bayangkan token baru diluncurkan, ribuan orang membelinya, dan nilai kapitalisasinya mencapai $5 juta. Jika pengembang kemudian menarik seluruh likuiditas dan menghilang, token tersebut bisa langsung menjadi nyaris tidak bernilai. Ini adalah contoh rug pull klasik.

Sebelum berinvestasi, ada baiknya untuk:

Memastikan apakah likuiditas terkunci.

Meninjau smart contract atau mencari audit yang kredibel.

Memeriksa distribusi token untuk melihat apakah para whale mengendalikan sebagian besar pasokan.

Meneliti tim proyek, roadmap, dan komunitas.

Tidak semua token yang anjlok adalah rug pull. Banyak proyek yang sah kehilangan nilai karena kondisi pasar yang buruk, kurangnya adopsi, atau tekanan jual. Rug pull secara spesifik melibatkan tindakan menipu oleh kreator proyek untuk mencuri dana investor.