Ingatan saya agak kabur—apa musim panas di masa lalu memang seterik ini? Bagaimana dengan perasaan kalian? Apakah ini bisa jadi alasan bagi kita untuk sama-sama rebahan?
Satu-satunya kekurangan dalam hidupku adalah aku tidak bisa berenang. Kalau tidak, pasti aku seharian berendam di air. Cuaca ini hampir benar-benar mengebangkan orang. Nggak heran orang Eropa sampai berkelahi demi mendapatkan satu unit AC buatan China.
Oraidin itu seperti raksasa dana—bagaikan piramida—mati tapi tidak kunjung hidup. Kalian bilang, apakah skema ini akan benar-benar berakhir total? Itu cuma soal waktu: ketika peluncuran jual terus lebih besar daripada pembelian, tak peduli seperti apa pun pencucian otak yang dilakukan, tetap tidak ada gunanya. Era Jalan Dao sudah berakhir; pola seperti ini, entah menyamar dengan jubah desentralisasi, tetap tidak berguna. Ini jelas skema yang dimulai oleh pelaku kejahatan grey dari Asia Tenggara; bahkan para operatornya pun sudah terekspos. Pohon tumbang, kera pun berserakan—pasti itulah akhirnya, hanya saja blockchain layer 2.0 masih akan bertahan sebentar lagi untuk mengulur waktu.
Belum cukup untuk cut loss? Aku cuma bisa mengagumi keberanianmu—memang harus jadi batch terakhir yang jadi “penampung”. Dulu komunitas PanGu dibanding konsensus mode BiAoDuo itu jauh lebih banyak, tapi ujungnya tetap berantakan di mana-mana. Yang mana yang bukan DeFi?
Ke depan, dibongkar satu langkah lagi—masih ingat nggak betapa keren VDS itu? Di dark web, VDS berani mengaku sebagai proyek nomor satu; tidak ada platform lain yang bisa melampaui. Kalian masih ingat orang bertopeng yang pakai masker itu? Sekarang dana-dana bodong itu bahkan tidak punya promo video pun. Aku bener-bener tidak tahu apa yang ada di kepala inti orang operasionalnya—cuma bisa bikin acara jamuan: minum, makan, pesta-pesta, terlalu norak. Yang tertarik itu cuma segerombolan kakek-nenek yang ikut tren. Mau bikin revolusi blockchain dengan mengandalkan mereka? Bangunlah!
Masih ada orang-orang yang melakukan anjuran (ambassador/affiliate/MLM). Pada dasarnya tidak ada bedanya. Coba pikir: sekarang yang melakukan anjuran itu tipe orang seperti apa? Petarung dari kelompok pemula. Sama seperti mediator yang jual asuransi—khususnya asuransi Hong Kong—orangnya: atau sudah kehabisan jalan, atau punya keahlian khusus. Tapi sebagian besar, ya kehabisan jalan. Yang tidak percaya, silakan debat!
Hari ini aku mendapat jodoh untuk berbicara langsung dengan seorang wanita cantik dari Taiwan. Ya ampun, ternyata dia paham tentang Chan Theory (chanlun). Kekuatan seorang guru Zen seperti Li Moxue dalam (The Return of the Condor Heroes). Dalam mimpinya, dia mengajariku beberapa jurus inti Chan Theory. Aku memandang kondisi pasar yang berkabut sekarang, dan mulai menjadi semakin jelas.
Aku akan bicara hal-hal inti dengan cara pamer sedikit. Aku tidak meneliti sistematis hal ini, karena menurutku terlalu sulit dan tidak mudah ditiru. Untungnya, kemampuan praktis tradingku sudah mendalam—seperti Xu Zhu yang hanya sedikit diarahkan oleh Wuyazi, kekuatannya langsung meningkat ke level lain.
Hanya bisa dipahami, tidak bisa dijelaskan. Pantulan kucing mati—sekarang aku masih merasa bull bear belum selesai. Ini hanya pengisian gap pada level monthly saja. Tekanan saat ini 65000~68000 tidak akan mudah jebol sekaligus. Tarik-ulur berulang-ulang—kalau ditempatkan dalam strategi emas, robot pun tidak akan melakukan satu order pun.
Chan Theory sebenarnya tidak membuat prediksi, hanya cara merespons. Hanya melihat dan bertindak. Mau yang namanya segmen, bi (stroke), Zhong Shu (central hub), tipe fraktal dasar—nggak mudah diteliti. Sama seperti Yi Jing (I Ching), biasanya orang sulit memahaminya.
Ketua juga bukan orang biasa, jadi untuk hal-hal yang terlihat sok mendalam seperti ini, bahkan tidak pernah sempat melihat. Hari ini aku hanya menyatukan alat indikator yang memang jadi keahlian sendiri dan menguasainya secara menyeluruh. Bagaimanapun aku suka moving average, Bollinger Bands, MACD—sinyal tren yang bisa terlihat hanya dengan mata biasa. Ditambah lagi “taste” pasar dari pengalaman bertahun-tahun setelah berkali-kali mengalami blow up/likuidasi yang terus dioptimalkan, sehingga di awal Oktober 2025 aku bisa lolos dari puncak dengan sempurna. Kalau pendiri sang guru Zen masih hidup, harusnya dia memberiku Oscar penghargaan berjudi ala “spesialis judi” itu.
Skill serba seadanya dari jurus jalanan ala pelarian aku ini bisa adu PK dengan manajer dana yang katanya beredar di dunia—Li Biao—tapi cuma belum ada kesempatan. Kalau sang guru Zen masih hidup, pasti tidak mengerti kenapa aku membuang kemampuan bela diri dan justru memuji robot kuantitatif.
Saat ini indeks besar berada dalam “pusat” di rentang 61800~64600. Hah, bukankah itu kotak konsolidasi (trading range)? Di sini harusnya “lihat”, bukan “bertindak”. Tunggu arah tembus ke mana, baru kita ikut mengejar sesuai arus.
Sudah paham cara berpikir operasinya? Satu kalimat dari aku ini nilainya seribu emas! Dulu taipan Amerika—Livermore—memang begini mainnya. Tidak ada taktik rumit. Levelku tidak bisa ditiru siapa pun, dan sang ketua selamanya yang paling sederhana tapi paling benar!
Apa aku di masa depan akan menjadi benar-benar seorang guru Zen di bidang web3? Tapi aku memakai senjata berupa software kuantitatif. Lalu apakah kemampuan trading yang sudah kupelajari ini masih berguna?