Pada tahun 2023, saya mendengar dari seorang teman kalimat “di dunia kripto sehari terasa seperti setahun kehidupan manusia.” Dengan uang hasil kerja bertahun-tahun yang sudah saya kumpulkan—beberapa puluh ribu yuan—saya tetap ragu-ragu, tapi akhirnya membuka akun exchange pertama. Awalnya bahkan saya tidak mengerti biaya gas; saya malah asal membeli berbagai koin tiruan. Anehnya, saya sempat ikut ke momen kenaikan kecil. Angka di akun meloncat—rasanya bahkan lebih bikin jantung berdebar daripada saat menerima bonus akhir tahun. Waktu itu saya merasa seperti sudah menyentuh “kunci kekayaan”—sampai pertama kali tersungkur karena posisi rugi, pertama kali dipaksa cut loss. Saya menatap deretan candle K yang hijau menyala sampai tidak bisa tidur semalaman, barulah saya paham: pasar mengobati semua sikap tidak peduli.
Hari-hari berikutnya seperti naik roller coaster: saat bull datang, saya sempat untung sedikit; saat bear datang, saya kembali menyerahkan sebagian besar. Pernah menambah leverage dan mengalami likuidasi (爆仓), tapi juga pernah memungut koin di level harga rendah. Saya tidak jadi kaya raya, tapi juga tidak sampai nol. Saya menggertakkan gigi memegang beberapa koin utama selama beberapa tahun, mengikuti siklus yang mulai membaik—akhirnya saldo akun dari angka negatif berubah menjadi positif. Sekarang uang saya sudah lumayan, belum cukup untuk beli rumah, tapi setidaknya lebih baik daripada sekadar menabung mati-matian dari gaji kerja.
Setelah beberapa tahun bergelut di dunia kripto, uang di kantong memang sedikit lebih banyak, tapi hidupnya tetap kira-kira sama—pagi hari nyetir untuk check-in dan kerja, akhir pekan jalan-jalan sambil pesan makanan, di malam hari sesekali masih membuka chart untuk melihat kondisi pasar. Kenaikan dan penurunan yang sangat menggetarkan dulu, kalau dipikir lagi rasanya seperti mimpi besar; ketika bangun, ternyata yang tersisa hanyalah kehidupan biasa seorang orang pada umumnya. Semua naik-turun sudah dilewati; sekarang justru saya merasa, bisa bertahan dengan tabungan segelintir ini, tidak berutang, dan hidup dengan tenang—itu sudah lebih beruntung daripada kebanyakan orang.