Aku memang yakin dengan sektor ini; kalau turun pun aku tidak pergi
dYdX hari ini naik 11%, MCap baru 120 juta; banyak orang mengira itu hanya mengikuti tren Ondo Perps. Tapi setelah aku cek data dengan serius, ternyata tidak sesederhana itu
Pertama, jelaskan apa itu dYdX—kakak besar dari bursa perpetual kontrak berkelanjutan yang terdesentralisasi. Punya application chain sendiri (dYdX Chain), dibangun dengan Cosmos SDK, dengan mekanisme konsensus PoS. Berbeda dengan Hyperliquid, dYdX mengambil jalur order book yang sepenuhnya terdesentralisasi
Data fundamental: jumlah aset yang dipertaruhkan (staking) validator di dYdX Chain terus meningkat, volume transaksi 24 jam berada di kisaran 100–200 juta dolar. Pendapatan protokol langsung dibagikan ke para staker, dengan tingkat imbal hasil tahunan sekitar 15–20%. Dengan MCap 120 juta, jika pendapatan tahunan bisa mencapai 10–15 juta, maka kelipatan PS-nya masih di bawah 10—dibandingkan bursa terpusat yang PS-nya 20–30 kali, ya, itu…
Dalam bidang katalis: transaksi Ondo Perps sebesar 2 miliar dalam dua hari telah kembali membangkitkan perhatian pada segmen kontrak berjangka abadi (perpetual). Setelah dana masuk, ternyata dYdX lebih murah, lalu mulai terjadi rotasi (perputaran) modal. Ditambah lagi, dYdX baru-baru ini melakukan beberapa peningkatan di sisi produk, sehingga pengalaman pengguna membaik.
Poin risikonya juga perlu dibahas: volume perdagangan di rantai dYdX turun lebih dari 70% dibanding puncaknya. Di ekosistemnya tidak ada aplikasi lain, sehingga pendapatan sepenuhnya bergantung pada biaya transaksi. Jika pasar beruang berlanjut, pendapatan akan sulit untuk menopang valuasi saat ini.
Penilaian saya: dYdX adalah salah satu aset dengan fundamental dan valuasi yang paling cocok di segmen kontrak berjangka abadi, tetapi perlu pemulihan yang menyeluruh pada sektor agar kenaikan dapat berlanjut. Posisi saat ini cocok untuk pemantauan dengan porsi kecil; tidak cocok untuk masuk dengan porsi besar.