Kemarin beredar kabar di kalangan komunitas bahwa salah satu akun milik seorang “big player” (Gate) diduga mengalami peretasan dan sekitar 1,7 juta USDT raib.
Menurut informasi yang beredar di komunitas, diduga peretas memanfaatkan data KYC yang bocor, serta menggunakan teknologi seperti face-swap berbasis AI dan pemalsuan video, sehingga dapat melewati sebagian proses verifikasi identitas. Setelah itu, pelaku mengubah pengaturan keamanan akun dan memindahkan dana.
Saat ini, detail terkait masih menunggu pengungkapan dan konfirmasi lebih lanjut dari pihak resmi, dan alur serangan secara spesifik belum sepenuhnya jelas.
Jika memang benar kejadiannya, ini juga menjadi pengingat bagi kita semua: di tengah perkembangan pesat teknologi AI, sistem pengenalan wajah dan verifikasi identitas tradisional menghadapi tantangan keamanan baru.