Pasar Kripto Tertekan karena Konflik AS–Iran Meningkat
Setelah sentimen risk-off global dipicu oleh kembalinya ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran, pasar mata uang kripto berbalik melemah.,, dan juga turun. Laporan bahwa Amerika Serikat dan Iran saling melancarkan serangan udara memicu aksi jual, dan Presiden Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran "berakhir". Harga minyak naik sebagai akibat meningkatnya ketegangan geopolitik, yang juga mendukung dolar AS. Akibatnya, minat investor terhadap aset berisiko seperti kripto menurun. AS mengatakan pihaknya melakukan serangan sebagai respons terhadap serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz, sementara Iran mengklaim bahwa mereka membalas dengan menargetkan beberapa instalasi militer AS. Eskalasi ini meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global.
Para investor juga khawatir bahwa harga minyak yang lebih tinggi dapat memicu inflasi, sehingga memaksa bank sentral untuk mempertahankan suku bunga pada level yang tinggi. Secara umum, suku bunga yang lebih tinggi membuat investasi yang lebih aman seperti obligasi pemerintah menjadi lebih menarik dibandingkan aset berisiko seperti kripto. Suasana di pasar cenderung bearish. Jika ketegangan geopolitik terus meningkat, Bitcoin dan pasar kripto yang lebih luas mungkin akan tetap berada di bawah tekanan dalam waktu dekat.