#BinancePickAndWin
Di balik dua kartu truf “Man City + Barca” yang digenggam erat, keindahan menempuh jalan yang tidak biasa.
1 Juli 2026, sebuah kabar besar mengguncang kancah sepak bola Eropa sekaligus dunia bisnis Tiongkok—raksasa elektronik global Midea secara resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan klub sepak bola raksasa bersejarah La Liga, FC Barcelona. Mulai musim 2026/27, logo Midea akan resmi hadir di posisi lengan pada jersey kandang Barcelona.
Dalam pemahaman banyak orang, sponsor ajang bergengsi biasanya memiliki sifat eksklusif yang kuat; pihak merek umumnya memilih “bertaruh” pada satu klub yang paling mewakili. Namun, Midea jelas mematahkan pola tersebut. Jika menilik beberapa tahun ke belakang, Midea sejak lama telah menjadi mitra resmi global untuk Manchester City yang mendominasi Premier League. Kini, dengan bergabungnya Barca sebagai super-IP, Midea berhasil menyelesaikan penataan “dua inti” yang mengejutkan di kancah sepak bola Eropa.
Ini bukan sekadar pengumuman sponsor biasa, melainkan perluasan peta yang sangat ambisius dalam proses lompatan merek buatan Tiongkok menuju globalisasi. Dari Man City ke Barca, mengapa Midea ingin membangun “dua inti” di sepak bola Eropa? Dibandingkan para raksasa elektronik Tiongkok lainnya yang begitu antusias mensponsori turnamen internasional, logika bisnis mendasar seperti apa yang disembunyikan di balik strategi “jalur klub” yang terus dipegang Midea?
Kedalaman saling melengkapi dalam strategi “dua inti” Midea di sepak bola Eropa
Dalam peta bisnis sepak bola dunia, Premier League dan La Liga diakui sebagai “dua oligopoli”. Dengan memasukkan Man City dan Barca sekaligus, Midea jelas bukan sekadar karena “punya dana berlimpah”, melainkan sebuah langkah yang diperhitungkan matang: saling melengkapi audiens dan penumpukan nilai aset merek.
Di balik dua kartu truf “Man City + Barca” yang digenggam erat, keindahan menempuh jalan yang tidak biasa.
1 Juli 2026, sebuah kabar besar mengguncang kancah sepak bola Eropa sekaligus dunia bisnis Tiongkok—raksasa elektronik global Midea secara resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan klub sepak bola raksasa bersejarah La Liga, FC Barcelona. Mulai musim 2026/27, logo Midea akan resmi hadir di posisi lengan pada jersey kandang Barcelona.
Dalam pemahaman banyak orang, sponsor ajang bergengsi biasanya memiliki sifat eksklusif yang kuat; pihak merek umumnya memilih “bertaruh” pada satu klub yang paling mewakili. Namun, Midea jelas mematahkan pola tersebut. Jika menilik beberapa tahun ke belakang, Midea sejak lama telah menjadi mitra resmi global untuk Manchester City yang mendominasi Premier League. Kini, dengan bergabungnya Barca sebagai super-IP, Midea berhasil menyelesaikan penataan “dua inti” yang mengejutkan di kancah sepak bola Eropa.
Ini bukan sekadar pengumuman sponsor biasa, melainkan perluasan peta yang sangat ambisius dalam proses lompatan merek buatan Tiongkok menuju globalisasi. Dari Man City ke Barca, mengapa Midea ingin membangun “dua inti” di sepak bola Eropa? Dibandingkan para raksasa elektronik Tiongkok lainnya yang begitu antusias mensponsori turnamen internasional, logika bisnis mendasar seperti apa yang disembunyikan di balik strategi “jalur klub” yang terus dipegang Midea?
Kedalaman saling melengkapi dalam strategi “dua inti” Midea di sepak bola Eropa
Dalam peta bisnis sepak bola dunia, Premier League dan La Liga diakui sebagai “dua oligopoli”. Dengan memasukkan Man City dan Barca sekaligus, Midea jelas bukan sekadar karena “punya dana berlimpah”, melainkan sebuah langkah yang diperhitungkan matang: saling melengkapi audiens dan penumpukan nilai aset merek.