Sektor ekuitas yang sudah ditokenisasi baru saja melewati 400.000 pemegang dan volume transfer sebesar $8,47 miliar.

Lebih banyak pemegang. Lebih banyak volume transfer. Alamat aktif yang melakukan trading tiap bulan semakin sedikit.

Kombinasi itu berarti uang baru terus masuk, sementara pemegang yang sudah ada berdagang lebih jarang, dalam batch yang lebih besar.

Batch yang lebih besar justru adalah tempat celah kelayakan menjadi mahal. Tanda tangan yang memindahkan blok besar saham tokenisasi membuktikan pengirim mengendalikan sebuah wallet. Namun itu tidak membuktikan bahwa penerima masih memenuhi aturan kelayakan yang melekat pada sekuritas tertentu tersebut—terutama setelah token keluar dari platform penerbit dan mulai bergerak melalui venue DeFi yang tidak pernah menjalankan pemeriksaan KYC asli.

SEC sudah mengatakan formatnya tidak mengubah hukum yang mendasari. Saham yang ditokenisasi tetap merupakan sekuritas. Pertanyaan soal kelayakan tidak hilang hanya karena settlement menjadi lebih cepat.

@NewtonProtocol memeriksa pertanyaan itu pada lapisan transaksi—apakah transfer memenuhi kebijakan yang berlaku sebelum diselesaikan—alih-alih mengasumsikan bahwa pemeriksaan yang terjadi sekali, di suatu tempat di hulu, masih berlaku.

Saat ekuitas tokenisasi berpindah ke lebih banyak venue daripada yang dikendalikan oleh satu penerbit, apakah pemeriksaan kelayakan harus ikut berpindah bersama aset, atau tetap terjebak di platform tempat pemeriksaan itu dimulai?

#newt $NEWT