Babak 16 besar Piala Dunia kali ini mempertemukan Argentina melawan Mesir, pertemuan resmi pertama Messi dan Salah sebagai dua bintang besar. Sang juara bertahan Argentina meraih kemenangan penuh di fase grup dalam tiga pertandingan, dengan Messi mencetak tujuh gol dan memimpin daftar pencetak gol. Namun pada laga sebelumnya melawan Tanjung Verde, mereka harus berjuang keras hingga 120 menit, sehingga kebugaran para pemain inti terkuras. Tim ini mengandalkan penguasaan bola dan tekanan (pressing). Enzo dan McAllister menstabilkan lini tengah, sementara Lautaro dan Alvarez bertugas membongkar pertahanan. Kelemahan mereka adalah ketika terus-menerus menyerang menghadapi blok pertahanan yang rapat, mereka mudah terpancing emosi.

Mesir untuk pertama kalinya dalam sejarah lolos ke babak gugur. Mereka mengalahkan Australia lewat adu penalti, bermain dengan formasi 5-4-1 yang rapat seperti benteng. Salah memimpin serangan balik cepat, dan seluruh tim memiliki daya juang yang tinggi. Meski begitu, kedalaman skuad mereka kurang, sehingga kebugaran menurun dengan jelas setelah menit ke-70.

Mesir akan mengerahkan seluruh kekuatan untuk merapatkan barisan dan menunggu momen untuk melancarkan serangan mendadak. Argentina perlu memecahkan kebuntuan secara efisien, serta menghindari pertandingan yang terseret ke babak tambahan yang melelahkan. #BinancePickAndWin