Selama bertahun-tahun, industri blockchain beroperasi dengan asumsi yang tenang namun berbahaya: bahwa smart contract harus sekaligus menilai dan mengeksekusi transaksi. Namun, penilaian dan eksekusi adalah fungsi yang berbeda — dan Newton Protocol akhirnya memisahkan keduanya.
Apa yang Membuat Newton Berbeda?
Kebanyakan alat keamanan dan kepatuhan melaporkan apa yang terjadi setelah sebuah transaksi terselesaikan. Newton melakukan sesuatu yang benar-benar berbeda: Newton memeriksa setiap transaksi terhadap kebijakan aktif SEBELUM penyelesaian dan mengembalikan pernyataan valid/tidak valid yang ditandatangani di blockchain. Anggap saja ini seperti jaringan otorisasi Visa untuk ekonomi onchain — keputusannya terjadi sebelum uang berpindah.
Newton dibangun sebagai EigenLayer AVS, yang berarti Newton meminjam model keamanan Ethereum untuk memverifikasi komputasi di luar rantai. Developer inti Magic Labs — tim di balik embedded wallets, didukung oleh PayPal Ventures, dengan 57M+ wallet dan 200K+ pengembang yang menggerakkan infrastruktur wallet Polymarket — sedang membangun infrastruktur ini.
VaultKit SDK Mengubah Segalanya
Dengan peluncuran beta mainnet, Newton memperkenalkan VaultKit SDK, sebuah toolkit untuk membangun kebijakan transaksi yang dapat diprogram. Para pengembang kini dapat mendefinisikan aturan otomatis yang mengatur cara dana bergerak — batas belanja, persyaratan jaminan, pemeriksaan pihak lawan, dan lainnya.
Vault DeFi kurasi menyimpan miliaran, tetapi batas risikonya ada di luar rantai, dalam proses yang terfragmentasi. Newton membuat aturan sebuah vault dapat ditegakkan di onchain.

#BinanceTurns9 #EtherUp12.4%Weekly #BonkDAOLoses$20MInGovernanceAttack #SKHynixToIssue177.9MillionADSs #USTechStockFuturesRise