Crypto Tidak Perlu Automasi Lagi. Yang Dibutuhkan Lebih Banyak Automasi yang Bisa Dijelaskan.

Saya melihat sesuatu yang belakangan ini terasa agak terbalik. Setiap minggu ada proyek lain yang menjanjikan agen AI yang lebih cerdas, eksekusi yang lebih cepat, atau keterlibatan manusia yang lebih sedikit. Percakapan hampir selalu berakhir dengan asumsi yang sama: lebih banyak automasi pasti otomatis lebih baik. Dulu saya juga berpikir begitu. Sekarang saya tidak begitu yakin.

Itulah bagian yang terus saya pikirkan.

Pertanyaan yang tetap melekat bagi saya bukan apakah AI bisa membuat keputusan. Melainkan apakah saya bisa memahami mengapa AI itu membuat keputusan tersebut setelah keputusan itu sudah dijalankan. Jika sebuah agen memindahkan modal, menolak sebuah transaksi, atau mengubah strategi, sekadar tahu bahwa itu terjadi terasa belum lengkap. Penalarannya sama pentingnya dengan hasilnya.

Membaca Newton Protocol membuat saya melihatnya dengan cara yang berbeda. Alih-alih menganggap automasi sebagai tujuan akhir, tampaknya ia bertanya apakah setiap tindakan otomatis bisa tetap dipahami, diverifikasi, dan dibatasi oleh kebijakan yang jelas. Setidaknya dari sudut pandang saya, ini terasa lebih berguna daripada membangun agen lain yang sekadar bertindak lebih cepat.

Saya tidak yakin pengguna benar-benar menginginkan automasi tanpa batas. Kebanyakan orang mungkin menginginkan automasi yang dapat diprediksi. Ada perbedaannya.

Mungkin langkah berikutnya AI dalam crypto bukan mengajari mesin untuk membuat lebih banyak keputusan.

Mungkin justru memastikan manusia masih bisa memahami hal-hal penting setelahnya.

Bukan euforia.

Hanya rasa ingin tahu.
@NewtonProtocol $NEWT #Newt #newt $VANRY $YFI
More Automation
Explainable Automation ✅
3 jam lagi