#newt $NEWT $SPCXB $LAB @NewtonProtocol

Ada satu hal di perusahaan yang sebelumnya selalu terasa agak aneh bagi saya.

Ketika seorang karyawan berhenti bekerja, mereka tidak mengganti seluruh kunci.

Mereka hanya mengganti kode pintu.

Orang-orang yang masih bekerja hampir tidak terdampak.

Hanya satu akses yang menghilang.

Awalnya saya mengira itu sekadar cara untuk menghemat biaya.

Belakangan saya baru menyadari.

Yang terpenting bukanlah siapa saja yang pernah diberi akses oleh perusahaan.

Melainkan mereka tahu persis kapan akses itu seharusnya tidak lagi ada.

Jika seseorang sudah pergi tapi kartu lamanya masih bisa membuka pintu, masalahnya bukan pada orang pemegang kartu tersebut.

Melainkan pada fakta bahwa sistem terus mempercayai sebuah akses yang seharusnya sudah berakhir.

Saat itulah Newton Protocol mulai terasa masuk akal bagi saya.

Hal yang menurut saya paling menonjol bukanlah cara sistem memberikan akses kepada sebuah agen.

Melainkan cara sebuah akses dicabut dari sistem ketika alasan untuk keberadaannya sudah tidak ada lagi.

Sebuah akses tidak menjadi berbahaya hanya karena diciptakan.

Ia menjadi berbahaya ketika ia tetap ada setelah alasan untuk keberadaannya hilang.

Itu bukan hanya sekadar mekanisme keamanan.

Itu adalah pilihan desain.

Sistem yang dapat dipercaya tidak hanya tahu kapan harus memberikan akses.

Ia tahu persis kapan sebuah akses harus dihapus agar sistem tetap mencerminkan kenyataan.