Juni 2026 menjadi bulan yang sangat kejam bagi Bitcoin. Harga anjlok hingga $57.735, mencapai level terendah dalam 21 bulan. Hasilnya? Kepanikan meluas dan arus keluar rekor sebesar $4,06 miliar dari ETF Bitcoin spot.

Sementara kerumunan menjual dengan tergesa-gesa, para “paus” (investor besar) memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengumpulkan secara besar-besaran.

Hanya dalam dua minggu, para pelaku utama ini telah mengalihkan lebih dari 270.000 BTC, atau sekitar 16,7 miliar dolar, terutama di sekitar zona $59.000.

🔍 Sebuah divergensi bersejarah

Menurut analisis Bitfinex, kita sedang melihat salah satu puncak akumulasi “on-chain” paling mengesankan dalam sejarah Bitcoin—bahkan melampaui volume yang tercatat saat crash terkait COVID atau keruntuhan FTX.

Sinyalnya jelas: kita sedang menyaksikan divergensi bersejarah. Di satu sisi, institusi-institusi klasik keluar dari posisi mereka lewat ETF. Di sisi lain, “smart money” (paus, dana kripto-native, dan investor institusional di luar AS) menyerap seluruh penawaran yang tersedia.

🚀 Apakah angin berbalik?

Pada 3 Juli, skenarionya berbalik arah. ETF akhirnya menghentikan pendarahan mereka selama 10 hari dengan mencatat arus masuk bersih sebesar 221,7 juta dolar—pencapaian harian terbaik mereka dalam dua bulan.

Kesimpulannya sederhana: secara historis, pola “kapitulasi institusional vs akumulasi besar-besaran oleh para paus” selalu menandai titik terendah siklus-siklus sebelumnya.

Ketakutan adalah produk yang mereka jual kepada Anda. Sementara itu, para paus—mereka berbelanja.