Kebanyakan proyek AI menjanjikan otomatisasi. Sangat sedikit yang benar-benar dapat membuktikan setiap keputusan AI di blockchain secara on-chain. Di sinilah Newton menonjol.
@NewtonProtocol berikutnya, dan yang paling menonjol bagi saya bukan hanya narasi AI—melainkan fokus untuk meningkatkan cara eksekusi trading otomatis benar-benar dijalankan. Di kripto, memiliki strategi yang menguntungkan hanyalah bagian dari persamaan. Eksekusi yang buruk, slippage yang tinggi, likuiditas yang terfragmentasi, dan MEV sering kali mengurangi potensi keuntungan. Ini adalah tantangan yang hampir semua trader DeFi aktif pernah alami pada suatu saat.
Yang membuat Newton Protocol menarik adalah visinya untuk menciptakan infrastruktur tempat agen AI dapat beroperasi dengan aman sekaligus berinteraksi lintas beberapa chain dengan lebih efisien. Daripada terus-menerus khawatir tentang bridging aset, transaksi yang gagal, atau keterlambatan eksekusi, tujuannya adalah menyediakan lingkungan yang lebih mulus agar otomatisasi dapat berjalan sesuai maksudnya.
Seiring DeFi terus berkembang, infrastruktur yang andal akan menjadi sama pentingnya dengan strategi trading yang inovatif. Agen AI membutuhkan eksekusi yang aman, proses yang transparan, dan akses likuiditas yang efisien untuk membuka potensi penuh mereka. Jika Newton berhasil menghadirkan kemampuan-kemampuan ini, ia bisa menjadi salah satu fondasi penting untuk generasi berikutnya keuangan terdesentralisasi.
Saya antusias untuk melihat bagaimana Newton Mainnet Beta berkembang dan fitur-fitur baru apa yang diperkenalkan tim dari waktu ke waktu. Proyek infrastruktur sering kali menciptakan nilai jangka panjang karena mereka memecahkan masalah nyata, bukan sekadar mengikuti tren pasar.
Menurut Anda, eksekusi AI yang dapat diverifikasi akan menjadi fitur standar di DeFi? Bagikan pendapat Anda di bawah.
@NewtonProtocol
$SOL
#SKHynixToIssue177.9MillionADSs
#USTechStockFuturesRise
#SKHynixLaunches28BNasdaqADRListing
$TLM
$SUI
@NewtonProtocol berikutnya, dan yang paling menonjol bagi saya bukan hanya narasi AI—melainkan fokus untuk meningkatkan cara eksekusi trading otomatis benar-benar dijalankan. Di kripto, memiliki strategi yang menguntungkan hanyalah bagian dari persamaan. Eksekusi yang buruk, slippage yang tinggi, likuiditas yang terfragmentasi, dan MEV sering kali mengurangi potensi keuntungan. Ini adalah tantangan yang hampir semua trader DeFi aktif pernah alami pada suatu saat.
Yang membuat Newton Protocol menarik adalah visinya untuk menciptakan infrastruktur tempat agen AI dapat beroperasi dengan aman sekaligus berinteraksi lintas beberapa chain dengan lebih efisien. Daripada terus-menerus khawatir tentang bridging aset, transaksi yang gagal, atau keterlambatan eksekusi, tujuannya adalah menyediakan lingkungan yang lebih mulus agar otomatisasi dapat berjalan sesuai maksudnya.
Seiring DeFi terus berkembang, infrastruktur yang andal akan menjadi sama pentingnya dengan strategi trading yang inovatif. Agen AI membutuhkan eksekusi yang aman, proses yang transparan, dan akses likuiditas yang efisien untuk membuka potensi penuh mereka. Jika Newton berhasil menghadirkan kemampuan-kemampuan ini, ia bisa menjadi salah satu fondasi penting untuk generasi berikutnya keuangan terdesentralisasi.
Saya antusias untuk melihat bagaimana Newton Mainnet Beta berkembang dan fitur-fitur baru apa yang diperkenalkan tim dari waktu ke waktu. Proyek infrastruktur sering kali menciptakan nilai jangka panjang karena mereka memecahkan masalah nyata, bukan sekadar mengikuti tren pasar.
Menurut Anda, eksekusi AI yang dapat diverifikasi akan menjadi fitur standar di DeFi? Bagikan pendapat Anda di bawah.
@NewtonProtocol
$SOL
#SKHynixToIssue177.9MillionADSs
#USTechStockFuturesRise
#SKHynixLaunches28BNasdaqADRListing
$TLM
$SUI