🟠 IMF memperingatkan: risiko tokenisasi menggeser kekuasaan dari bank ke kode yang tak teregulasi
IMF menimbulkan kekhawatiran: tokenisasi, teknologi yang menjadi dasar kripto, dapat memindahkan risiko dari bank tradisional dan menumpahkannya ke dalam baris-baris kode yang bekerja di luar wilayah pengawasan regulasi. Hal ini terjadi ketika raksasa seperti BlackRock memindahkan triliunan ke blockchain. IMF khawatir infrastruktur keuangan baru ini bisa runtuh di bawah tekanan. Tokenisasi menghilangkan keterlambatan yang melekat pada keuangan tradisional, yang berfungsi sebagai rem keamanan saat krisis. Penyelesaian instan melalui smart contract berarti gangguan atau kepanikan dapat menyebar seperti kebakaran hutan sebelum siapa pun sempat bereaksi. Bahaya, demikian peringatan IMF, bergeser dari institusi ke platform itu sendiri dan ke kode—sehingga pengawasan harus menjangkau kode. Beberapa smart contract bisa menjadi terlalu sentral untuk diabaikan, mengulang krisis “terlalu besar untuk gagal” yang memicu penyelamatan pada 2008, sementara kepemilikan atas aset yang ditokenisasi tetap secara hukum masih kabur.
📊 Peringatan IMF ini bisa membuat lembaga-lembaga yang ragu untuk mengadopsi RWA berpikir ulang, sehingga berpotensi memperlambat arus institusional ke aset tokenisasi dan stablecoin dalam jangka pendek. Namun, peringatan ini juga menekankan perlunya kerangka regulasi yang jelas—yang jika sudah ditetapkan dapat mempercepat adopsi.
Bisakah regulator suatu hari benar-benar mengendalikan risiko keuangan yang berbasis kode, atau ini tiket satu arah menuju jenis kekacauan baru? 👇
#imf #tokenization #smartcontracts #blackrock #rwa
IMF menimbulkan kekhawatiran: tokenisasi, teknologi yang menjadi dasar kripto, dapat memindahkan risiko dari bank tradisional dan menumpahkannya ke dalam baris-baris kode yang bekerja di luar wilayah pengawasan regulasi. Hal ini terjadi ketika raksasa seperti BlackRock memindahkan triliunan ke blockchain. IMF khawatir infrastruktur keuangan baru ini bisa runtuh di bawah tekanan. Tokenisasi menghilangkan keterlambatan yang melekat pada keuangan tradisional, yang berfungsi sebagai rem keamanan saat krisis. Penyelesaian instan melalui smart contract berarti gangguan atau kepanikan dapat menyebar seperti kebakaran hutan sebelum siapa pun sempat bereaksi. Bahaya, demikian peringatan IMF, bergeser dari institusi ke platform itu sendiri dan ke kode—sehingga pengawasan harus menjangkau kode. Beberapa smart contract bisa menjadi terlalu sentral untuk diabaikan, mengulang krisis “terlalu besar untuk gagal” yang memicu penyelamatan pada 2008, sementara kepemilikan atas aset yang ditokenisasi tetap secara hukum masih kabur.
📊 Peringatan IMF ini bisa membuat lembaga-lembaga yang ragu untuk mengadopsi RWA berpikir ulang, sehingga berpotensi memperlambat arus institusional ke aset tokenisasi dan stablecoin dalam jangka pendek. Namun, peringatan ini juga menekankan perlunya kerangka regulasi yang jelas—yang jika sudah ditetapkan dapat mempercepat adopsi.
Bisakah regulator suatu hari benar-benar mengendalikan risiko keuangan yang berbasis kode, atau ini tiket satu arah menuju jenis kekacauan baru? 👇
#imf #tokenization #smartcontracts #blackrock #rwa