Kasus penggunaan awal Newton yang paling kuat adalah vault DeFi. Vault dapat memiliki batasan pada siapa yang boleh berpartisipasi, seberapa besar leverage yang diizinkan, jaminan (collateral) apa yang dapat diterima, serta kapan posisi harus diblokir atau dilikuidasi. Saat ini, aturan-aturan tersebut sering kali tersebar di berbagai alur kerja back-office dan pemeriksaan offchain. Newton membuat aturan-aturan itu dapat ditegakkan secara onchain sebelum sebuah transaksi diselesaikan. Ini penting karena kurator vault menginginkan modal institusional tanpa kehilangan kendali atas keamanan dan risiko. Dengan VaultKit, Newton mengemas logika tersebut ke dalam lapisan penegakan (enforcement), sehingga kebijakan vault menjadi bagian dari jalur eksekusi itu sendiri. Singkatnya: lebih banyak modal, tetapi dengan aturan yang benar-benar melekat.
