SAYA MULAI BERPIKIR KURANG TENTANG AI. LEBIH TENTANG KEPERCAYAAN.

Dulu saya percaya masa depan AI bergantung pada pembangunan model yang lebih cerdas.

Semakin banyak yang saya pelajari, semakin saya menyadari bahwa kecerdasan bukan lagi tantangan terbesar.

Kepercayaan adalah.

Sebuah agen AI bisa mengotomatisasi transaksi, menjalankan strategi, dan berinteraksi dengan banyak protokol. Namun tanpa aturan yang jelas dan eksekusi yang dapat diverifikasi, otomasi hanya menambah lapisan ketidakpastian lainnya.

Itulah salah satu alasan Newton Protocol menarik perhatian saya.

Alih-alih meminta pengguna untuk membabi buta mempercayai AI, proyek ini berfokus pada membangun kebijakan yang bisa diprogram agar agen AI dapat beroperasi dalam batas yang transparan dan dapat diverifikasi. Bagi saya, itu fondasi yang jauh lebih kuat daripada sekadar menambahkan kecerdasan lagi.

Semakin saya mempelajari infrastruktur Web3, semakin saya yakin bahwa proyek-proyek yang menciptakan nilai jangka panjang tidak selalu menjadi yang paling berisik. Mereka akan menjadi pihak yang menyelesaikan masalah yang paling banyak orang abaikan sampai masalah itu menjadi penting.

Mungkin terobosan AI berikutnya bukanlah model yang lebih cerdas.

Mungkin itu adalah sebuah sistem yang akhirnya membuat orang merasa nyaman untuk mempercayainya.

Itulah arah yang saya pantau bersama Newton.

@NewtonProtocol $NEWT #Newt