Perusahaan Jepang yang tercatat di bursa, Remixpoint, baru saja menyerahkan laporan kinerja bisnis kripto lagi—kali ini datanya cukup menjelaskan semuanya.

Pada 24 Februari hingga 30 Juni 2026, perusahaan menggunakan sekitar 1498 BTC untuk dipinjamkan, sehingga menghasilkan pendapatan pinjaman kumulatif sebesar 108,35 juta yen; di antaranya, mulai 18 Mei, perusahaan menambah sekitar 80 BTC untuk dipinjamkan lagi, yang menunjukkan skalanya masih berkembang, bukan sedang menyusut untuk bertahan.

Di sisi altcoin juga tidak tinggal diam. Dari 16 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026, melalui staking ETH dan SOL, perusahaan memperoleh sekitar 27,85 juta yen sebagai imbalan, dan semuanya dicairkan dalam bentuk yen—bagi perusahaan terbuka, struktur “mendapat imbal hasil dari koin (interest) lalu pendapatan masuk dalam mata uang fiat” di laporan keuangan terlihat lebih rapi, serta lebih mudah diterima untuk diaudit dan oleh para pemegang saham.

Pengamatan saya:
1. Cara main perusahaan treasury Bitcoin sedang berevolusi dari “sekadar menimbun koin lalu menunggu kenaikan nilainya” menjadi “menimbun koin + menghasilkan pendapatan (interest)” melalui dua roda sekaligus. Pinjam-meminjam BTC sedang berubah menjadi bisnis yang layak dipublikasikan dan bisa diperhitungkan sebagai keuntungan berkomposisi.
2. Ketika staking ETH dan SOL dimasukkan secara terbuka ke dalam struktur pendapatan oleh perusahaan yang tercatat di Jepang, ini menjadi salah satu sinyal yang cukup kuat dalam narasi institusionalisasi altcoin.
3. Remixpoint menyatakan dengan jelas akan terus mendorong program tersebut, artinya pada kuartal-kuartal berikutnya kemungkinan besar masih ada data tambahan yang bisa dipantau.

Bagi teman-teman yang mengikuti konsep kripto di saham Jepang dan jalur pendapatan (yield) BTC, perusahaan ini layak masuk daftar pantauan.

#Remixpoint #BTC生息 #加密财库
$BTC $ETH $SOL