CoinbroNwes – JPMorgan percaya kebijakan penjualan Bitcoin baru yang diadopsi Strategy dapat menghadirkan sumber ketidakpastian baru bagi pasar Bitcoin.

Selama bertahun-tahun, Strategy dipandang sebagai salah satu pembeli korporat terkuat Bitcoin. Namun, kebijakan terbarunya memungkinkan penjualan Bitcoin secara selektif untuk membantu memenuhi kewajiban dividen preferen dalam keadaan tertentu, sehingga menciptakan apa yang JPMorgan sebut sebagai "risiko pasar dua arah". �

CoinDesk + 1

Strategy saat ini memegang sekitar 847.000 BTC, menjadikannya pemegang Bitcoin korporat terbesar di dunia. Karena posisinya yang sangat besar, setiap perubahan dalam strategi kasnya dapat memengaruhi sentimen pasar dan likuiditas. �

CoinDesk

JPMorgan merekomendasikan agar Strategy meningkatkan cadangan kasnya untuk menutup 24–36 bulan kewajiban, sehingga mengurangi kemungkinan penjualan Bitcoin di masa depan. �

CoinDesk

Wawasan CoinbroNwes

Pentingnya, JPMorgan tidak menyebut Bitcoin itu sendiri berisiko.

Sebaliknya, bank tersebut menyoroti bahwa kemampuan Strategy untuk membeli sekaligus berpotensi menjual Bitcoin menciptakan ketidakpastian tambahan bagi pasar. Meski kebijakan baru ini memberikan fleksibilitas finansial, kebijakan itu juga memperkenalkan faktor lain yang sebaiknya dipantau investor.

#btc #JPMorganBitcoin $STRC $BTC