Dua sumber internal pemerintah mengatakan pada hari Kamis bahwa pendapatan pajak Jepang pada tahun fiskal 2025 kemungkinan akan menembus 84 triliun yen (setara dengan 51,692 miliar dolar AS), dan untuk keenam kalinya berturut-turut mencatat rekor tertinggi sepanjang masa.

  Pertumbuhan pendapatan pajak kemungkinan akan membantu kabinet Takashi Hayasawa di Jepang mengurangi ketergantungan pada penerbitan utang baru untuk menopang rencana belanja besar-besaran.

  Lembaga penyiaran publik Jepang, NHK (Nippon Hōsō Kyōkai), menjadi yang pertama mengungkapkan bahwa perkiraan pendapatan pajak untuk tahun fiskal ini, hingga akhir bulan Maret tahun ini, lebih tinggi sekitar 40 triliun yen dibanding perkiraan pemerintah pada November lalu.

  Menurut sumber yang mengetahui, kenaikan gaji, kinerja laba perusahaan yang kuat, mendorong peningkatan jumlah pajak yang dibayarkan penduduk dan perusahaan, sehingga mengerek pendapatan pajak secara keseluruhan.