Gengs, aku benar-benar ngakak. Kemarin masih pada bilang AI butuh komputasi, GPU-nya kekurangan dan antre sampai tahun depan. Eh, hari ini Meta bilang—kita yang bikin bisnis cloud sendiri untuk menjual komputasi 😂

Permainan hitungan Zuckerberg ini rapi banget. Meta selama bertahun-tahun menghabiskan beberapa ratus miliar dolar untuk membeli GPU dan membangun pusat data—sekarang komputasinya melimpah sampai tidak kepakai. Jadi ya dibuka departemen Meta Compute untuk menjual kapasitas komputasi yang berlebih. Bukannya ini kayak bikin usaha sampingan pakai kartu grafis punya perusahaan? Tapi mereka memang benar-benar bisa menghasilkan uang.

Reaksi pertama di pasar adalah kepanikan—koin-koin terkait neocloud langsung anjlok. Tapi Goldman Sachs hari ini merilis laporan, dan menurutku itu benar: teori gelembung AI masih terlalu dini; gelombang pasar ini didorong oleh profit, bukan ditopang oleh valuasi. Analis degentrading juga bilang, sektor neocloud salah kaprah; malah risk-reward-nya jadi lebih baik.

Menurut pemahaman saya, Meta membangun/menjual kapasitas komputasi justru membuktikan bahwa kebutuhan komputasi untuk AI itu nyata, bukan sekadar konsep PPT. Kalau kebutuhannya palsu, kenapa Meta harus menghabiskan begitu banyak uang untuk membangun cloud? Selain itu, Zuckerberg sekarang ingin berebut bisnis dengan AWS, Azure, dan GCP, yang berarti belanja modal yang lebih besar—dan ini bukan kabar buruk untuk sektor perlombaan komputasi.

Kuncinya adalah memilih target yang tepat. Proyek yang benar-benar bisa menikmati dividen infrastruktur dasar AI, dan proyek yang hanya ikut-ikutan konsep AI tanpa bisnis yang nyata, kali ini akan terpecah. VVV hari ini naik 17% juga tidak tanpa alasan.

Para paus yang short saham AI kali ini pasti untung besar, ya ampun👇

$AI #云计算 #Meta #NEOCLOUD