Venice AI mendapatkan putaran A senilai 65 juta dolar AS, valuasinya langsung menembus 1 miliar dolar, dengan Dragonfly sebagai lead investor dan Coinbase Ventures sebagai investor ikut serta. Rangkaian nama seperti ini pada dasarnya menunjukkan bahwa komunitas kripto sedang menginvestasikan kepercayaan besar pada narasi "Privasi AI".

Yang lebih saya perhatikan adalah fundamentalnya: pengguna aktif bulanan 3 juta+, rata-rata panggilan API per hari sekitar 1,7 juta kali, pendapatan tahunan terakumulasi 70 juta dolar AS, dan perusahaan ini sudah meraih profit. Di antara proyek-proyek AI yang membakar uang sambil bercerita, struktur arus kas seperti ini tergolong sangat langka.

Logika produknya juga menargetkan masalah nyata: mengintegrasikan lebih dari 200 model open-source dan closed-source, dengan fokus pada tanpa penyaringan (unfiltered), enkripsi sisi klien (client-side encryption), dan tidak menyimpan data. Layanan terpusat seperti ChatGPT makin ketat dari sisi kepatuhan dan konten. Segmen pengguna yang bersedia membayar untuk "privasi + kebebasan" sedang berkembang.

Penggunaan dana dari putaran pendanaan ini juga layak dilihat tersendiri: uangnya digunakan untuk membeli GPU dan membangun pusat data sendiri, bukan terus menyewa. Ini berarti mereka ingin memegang margin kotor di tangan sendiri—dalam jangka panjang, lebih mirip perusahaan infrastruktur AI, bukan sekadar aplikasi berbungkus.

Pelajaran untuk industri kripto juga sangat jelas: untuk memangkas AI menjadi kue Web3, hanya mengandalkan narasi token dan komputasi tidak lagi cukup. Kombinasi seperti yang dimiliki Venice—"privasi + pendapatan nyata + infrastruktur sendiri"—mungkin menjadi template untuk tahap berikutnya agar bisa menarik modal arus utama.

#AI #隐私计算 #Dragonfly