CEO Ripple Brad Garlinghouse telah memperbarui kritiknya terhadap strategi kripto yang digerakkan oleh leverage, dengan mengatakan bahwa nilai jangka panjang dalam aset digital berasal dari utilitas di dunia nyata, bukan dari rekayasa keuangan.
Dalam sebuah unggahan di X, Garlinghouse menulis, “Rekayasa keuangan tidak mendorong nilai jangka panjang. Utilitaslah yang mendorong,” sambil menanggapi klip dari wawancara CNBC terbarunya di mana ia mengkritik pendekatan Strategy terhadap akumulasi Bitcoin.
Rekayasa keuangan tidak mendorong nilai jangka panjang. Utilitaslah yang mendorong https://t.co/BMz0XaWkkj
— Brad Garlinghouse (@bgarlinghouse) 29 Juni 2026
Komentar tersebut muncul saat pasar kripto masih berada di bawah tekanan menyusul koreksi terbaru Bitcoin dan kekhawatiran terkait paparan yang menggunakan leverage di seluruh industri.
Garlinghouse Menargetkan Pendekatan Bitcoin Strategy
Dalam wawancara dengan CNBC, Garlinghouse berpendapat bahwa penggunaan leverage secara agresif oleh Strategy telah berkontribusi pada volatilitas pasar belakangan ini.
“Saya pikir tim Michael Saylor tidak fokus pada hal yang tepat, dan itu telah merugikan pasar secara keseluruhan,” ujarnya.
Menurut Garlinghouse, meminjam secara besar untuk memperoleh Bitcoin mendorong harga selama pasar bull, tetapi telah memperbesar risiko penurunan ketika kondisi pasar melemah. Ia juga menunjuk pada saham preferen pilihan Strategy, STRC, yang telah jatuh jauh di bawah harga penerbitannya, sebagai bukti bahwa leverage dapat dengan cepat berubah menjadi liabilitas.
Meski mendapat kritik, Garlinghouse menegaskan bahwa komentarnya ditujukan pada strategi alokasi modal Strategy, bukan pada Bitcoin itu sendiri.
Manfaat, Bukan Leverage
Garlinghouse menegaskan bahwa mata uang kripto memperoleh nilai yang bertahan lama hanya ketika mereka memecahkan masalah dunia nyata.
Ia mengatakan bahwa aset dengan kasus penggunaan yang benar-benar bermanfaat menciptakan permintaan yang berkelanjutan, likuiditas, dan adopsi jangka panjang, sedangkan rekayasa keuangan hanya meningkatkan risiko tanpa memperbaiki proposisi nilai yang mendasarinya.
Pimpinan Ripple itu menambahkan bahwa ia mempertahankan pandangan yang sama selama bertahun-tahun, dengan berargumen bahwa spekulasi saja tidak dapat menopang pertumbuhan jangka panjang di pasar aset digital.
Bitcoin dan Ripple Punya Peran yang Berbeda
Meski tetap optimistis terhadap Bitcoin, Garlinghouse menggambarkannya sebagai berkembang menjadi “emas digital”, menyoroti bagaimana blockchain memungkinkan perpindahan nilai dalam jumlah besar jauh lebih efisien daripada memindahkan emas fisik.
Ia juga mencontohkan bisnis pembayaran Ripple sebagai contoh utilitas blockchain. Perusahaan itu memproses sekitar $16 triliun dalam pembayaran tahun lalu, meski Garlinghouse mengakui bahwa hanya sebagian kecil yang saat ini diselesaikan menggunakan aset digital.
Ia mengatakan bahwa peluang jangka panjang terletak pada upaya menghadirkan infrastruktur keuangan tradisional ke jaringan blockchain, bukan bergantung pada strategi investasi yang menggunakan leverage untuk mendorong harga kripto.
