Melihat gambar ini saja aku sudah bengong, cara main para kakak senior di dunia koin benar-benar di luar pemahamanku……
William Lu, hari terang—mengambil pinjaman 99,7 juta untuk beli rumah, cicilan per bulan lebih dari 500 ribu, separuhnya adalah bunga, lalu katanya pinjaman itu dipakai untuk arbitrase?
Mari hitung dulu: pokok tersisa 99,7 juta, tenor 360 bulan (30 tahun). Cicilan per bulan kira-kira 520–540 ribu. Dari cicilan itu, pokoknya hanya 270–280 ribu, sedangkan bunganya 250–270 ribu—kurang lebih 50:50.
Artinya, setiap bulan, hanya untuk bunga ke bank saja dia bayar sekitar 250 ribu+, setahun bunganya 3 juta. Selama 30 tahun, total bunga kira-kira 90 juta, hampir sama dengan pokoknya.
Nah, bagian pentingnya datang—katanya pinjaman itu untuk arbitrase?
Aku sudah memikirkannya lama, kira-kira paham tapi juga seperti belum paham. Logika arbitrase di dunia koin yang aku tahu: misalnya selisih harga antar bursa (trading antar bursa), arbitrase spot-futures, atau arbitrase funding rate. Return year-on-year bisa sampai berapa? 10%? 20%?
Tapi berapa bunga pinjaman rumahmu? Kalau diperkirakan: 99,7 juta tenor 30 tahun, cicilan sekitar 530 ribu per bulan, tingkat bunga tahunan kira-kira sekitar 4,5%.
Kalau hasil arbitrase bisa stabil menutup bunga pinjaman rumah, maka kira-kira bank yang meminjamkan uang kepadamu—lalu kamu memakai uang itu untuk meraup selisih (spread), dan rumahnya tetap milikmu? Kedengarannya seperti itu……
Tapi masalahnya, arbitrase di dunia koin itu bebas risiko?
Jelas tidak. Saat kondisi pasar bagus, return bisa 20%+ per tahun; saat kondisi jelek, mungkin pokoknya pun bisa ikut merugi.
Sedangkan pinjaman rumah sifatnya wajib: setiap bulan 500 ribu+ harus dibayar, tidak peduli kamu untung atau rugi dari arbitrase.
Dan ini leverage sampai satu miliar. Orang biasa bahkan dengan pinjaman rumah 1 juta saja sudah kewalahan, sementara dia langsung 1 miliar—berani dipakai untuk investasi berisiko. Sebesar apa nyali orang ini?
Intinya, aku tidak mengerti dunia koin. Ada yang bilang ini manajemen keuangan level tertinggi: uang bank dipakai untuk menghasilkan uang; tapi ada juga yang bilang ini main api—begitu strategi arbitrase gagal, jatuhnya bisa sedalam jurang.
Menurut kalian, aksi ini jenius atau gila?
William Lu, hari terang—mengambil pinjaman 99,7 juta untuk beli rumah, cicilan per bulan lebih dari 500 ribu, separuhnya adalah bunga, lalu katanya pinjaman itu dipakai untuk arbitrase?
Mari hitung dulu: pokok tersisa 99,7 juta, tenor 360 bulan (30 tahun). Cicilan per bulan kira-kira 520–540 ribu. Dari cicilan itu, pokoknya hanya 270–280 ribu, sedangkan bunganya 250–270 ribu—kurang lebih 50:50.
Artinya, setiap bulan, hanya untuk bunga ke bank saja dia bayar sekitar 250 ribu+, setahun bunganya 3 juta. Selama 30 tahun, total bunga kira-kira 90 juta, hampir sama dengan pokoknya.
Nah, bagian pentingnya datang—katanya pinjaman itu untuk arbitrase?
Aku sudah memikirkannya lama, kira-kira paham tapi juga seperti belum paham. Logika arbitrase di dunia koin yang aku tahu: misalnya selisih harga antar bursa (trading antar bursa), arbitrase spot-futures, atau arbitrase funding rate. Return year-on-year bisa sampai berapa? 10%? 20%?
Tapi berapa bunga pinjaman rumahmu? Kalau diperkirakan: 99,7 juta tenor 30 tahun, cicilan sekitar 530 ribu per bulan, tingkat bunga tahunan kira-kira sekitar 4,5%.
Kalau hasil arbitrase bisa stabil menutup bunga pinjaman rumah, maka kira-kira bank yang meminjamkan uang kepadamu—lalu kamu memakai uang itu untuk meraup selisih (spread), dan rumahnya tetap milikmu? Kedengarannya seperti itu……
Tapi masalahnya, arbitrase di dunia koin itu bebas risiko?
Jelas tidak. Saat kondisi pasar bagus, return bisa 20%+ per tahun; saat kondisi jelek, mungkin pokoknya pun bisa ikut merugi.
Sedangkan pinjaman rumah sifatnya wajib: setiap bulan 500 ribu+ harus dibayar, tidak peduli kamu untung atau rugi dari arbitrase.
Dan ini leverage sampai satu miliar. Orang biasa bahkan dengan pinjaman rumah 1 juta saja sudah kewalahan, sementara dia langsung 1 miliar—berani dipakai untuk investasi berisiko. Sebesar apa nyali orang ini?
Intinya, aku tidak mengerti dunia koin. Ada yang bilang ini manajemen keuangan level tertinggi: uang bank dipakai untuk menghasilkan uang; tapi ada juga yang bilang ini main api—begitu strategi arbitrase gagal, jatuhnya bisa sedalam jurang.
Menurut kalian, aksi ini jenius atau gila?

