Tim Meksiko untuk jalur lolosnya bisa dibilang perhitungannya matang sampai bunyi “klik, klik, klik”.
Stadion kandang sengaja dipilih di Kota Meksiko, lapangan dataran tinggi. Awalnya mereka ingin memanfaatkan keunggulan ketinggian supaya lawan lebih dulu kesulitan tiga poin.
Tapi begitu menengok, yang datang tepat ke depan adalah Ekuador.
Ini benar-benar canggung.
Karena Ekuador bermain di kandang Quito, yang memang terkenal sebagai salah satu stadion dataran tinggi di Amerika Selatan. Ketinggiannya bahkan lebih tinggi daripada Kota Meksiko.
Meksiko semula berharap kondisi dataran tinggi bisa memberi masalah bagi lawan, tapi ternyata pihak lawan kemungkinan malah lebih terbiasa.
Di sinilah letak paling seru dari babak gugur Piala Dunia:
Kamu merasa sudah menyiapkan sebuah permainan, tapi ternyata lawan dari kecil sudah tumbuh besar di dalam permainan itu.
Mau protesnya ke mana lagi?😂⚽#BianacePickAndWin
Stadion kandang sengaja dipilih di Kota Meksiko, lapangan dataran tinggi. Awalnya mereka ingin memanfaatkan keunggulan ketinggian supaya lawan lebih dulu kesulitan tiga poin.
Tapi begitu menengok, yang datang tepat ke depan adalah Ekuador.
Ini benar-benar canggung.
Karena Ekuador bermain di kandang Quito, yang memang terkenal sebagai salah satu stadion dataran tinggi di Amerika Selatan. Ketinggiannya bahkan lebih tinggi daripada Kota Meksiko.
Meksiko semula berharap kondisi dataran tinggi bisa memberi masalah bagi lawan, tapi ternyata pihak lawan kemungkinan malah lebih terbiasa.
Di sinilah letak paling seru dari babak gugur Piala Dunia:
Kamu merasa sudah menyiapkan sebuah permainan, tapi ternyata lawan dari kecil sudah tumbuh besar di dalam permainan itu.
Mau protesnya ke mana lagi?😂⚽#BianacePickAndWin