Utang Pemerintah → sekitar $31,5 triliun

  • Utang Intragovernmental → sekitar $7,5 triliun

Utang publik adalah bagian yang dipinjam dari investor di luar pemerintah federal.
Utang intrapemerintah adalah uang yang pemerintah berutang kepada program-programnya sendiri.

Utang Pemerintah ($31,5T)

Utang publik merupakan sebagian terbesar dari total utang AS, yang setara dengan kira-kira $31,5 triliun. Ini adalah uang yang dipinjam pemerintah dari investor, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, untuk membiayai belanjanya.

Investor Domestik

Porsi terbesar dari utang publik dipegang oleh investor domestik. Ini mencakup:

  • Reksa dana dan dana pensiun

  • Bank dan institusi keuangan

  • Investor individu

  • Perusahaan asuransi dan institusi lainnya

Dana pensiun dan reksa dana saja memegang porsi besar dari total utang publik. Dana-dana ini mengelola tabungan pensiun, yang berarti sebagian besar utang AS terhubung dengan masa depan keuangan masyarakat Amerika sehari-hari.

Bank dan institusi juga berinvestasi pada obligasi Treasury AS karena sifatnya yang aman dan andal. Ini menunjukkan bahwa AS sebagian besar meminjam uang dari dalam perekonomiannya sendiri.

Investor asing

Negara-negara asing juga memegang porsi besar dari utang publik, sekitar $9 triliun. Jepang adalah pemegang terbesar utang AS, dengan sekitar $1,2 triliun. Inggris berada di urutan berikutnya, dengan sekitar $897 miliar. Tiongkok menyusul, dengan sekitar $697 miliar.

Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi pergeseran antara dua ekonomi terbesar, seperti Tiongkok dan Jepang, dalam kepemilikan surat berharga Treasury AS.

Tiongkok secara bertahap terus mengurangi kepemilikannya atas utang AS. Pada Februari 2025, Tiongkok memiliki sekitar $784 miliar surat berharga Treasury AS, tetapi kini kepemilikannya turun menjadi sekitar $693 miliar.

Penurunan ini dapat dikaitkan dengan ketegangan politik dan ekonomi yang terus meningkat antara dua ekonomi terbesar. Selain itu, Tiongkok berupaya mendiversifikasi kepemilikan cadangan valuta asingnya; karena itu, secara bertahap mengurangi kepemilikan Surat Utang (Treasury) AS.

Penurunan ini terkait dengan meningkatnya ketegangan politik dan ekonomi antara dua ekonomi terbesar di dunia. Selain itu, Tiongkok mendiversifikasi cadangannya ke aset lain. Ini juga bagian dari tren de-dolarisasi, di mana negara-negara berusaha mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan sistem keuangan.

Di sisi lain, Jepang bergerak ke arah yang berlawanan. Pada Februari 2025, Jepang memegang sekitar $1,12 triliun surat berharga Treasury AS, dan kepemilikannya kini meningkat menjadi kira-kira $1,23 triliun. Ini menunjukkan bahwa Jepang terus menjadi pembeli utang AS yang konsisten.

Federal Reserve

Federal Reserve juga memegang porsi besar dari utang publik, sekitar $4,4 triliun. Ia membeli obligasi pemerintah sebagai bagian dari kebijakan moneternya. Ini membantu The Fed mengelola suku bunga dan mendukung perekonomian saat krisis atau perlambatan.

Utang Intragovernmental

Bagian besar kedua dari utang AS adalah utang intrapemerintah (intragovernmental debt), yang besarnya sekitar $7,5 triliun. Ini adalah uang yang satu bagian dari pemerintah berutang kepada bagian pemerintah lainnya.

Contoh terbesar dari Utang Intragovernmental adalah Dana Perwalian Jaminan Sosial (Social Security Trust Fund). Ketika Social Security mengumpulkan uang lebih banyak daripada yang dibutuhkan, dana itu menginvestasikan kelebihan tersebut dalam obligasi Treasury AS. Dengan cara ini, pemerintah meminjam dari programnya sendiri. Dana perwalian pemerintah lainnya bekerja dengan cara yang serupa.

$BTC

$B2

#DEBT