Gengs, hari ini pas aku pakai makeup, tanganku memang benar-benar gemetar.
Begitu pagi lihat BTC 59.284, SOL 70,6, jantungku—tuh! Tapi kalian tebak gimana? Aku tidak buru-buru ngejar posisi short dan juga tidak langsung buy di harga bawah. Aku dulu cek BlockBeats buat melihat berita kilat penting. ETF masih terus keluar 444M, tapi indikator sentimen semuanya sinyal Buy. Lagi-lagi datanya bentrok.
Pada saat seperti ini, aku mengincar SOL.
Pagi-pagi saat SOL di 70,6, dia sudah jadi yang paling kuat di antara tiga koin besar. Kalau BTC turun, dia hanya ikut turun 0,16%. Sentimen negatif dari ETF yang terus mengalir keluar juga pada dasarnya sudah dicerna habis. Aku menggertakkan gigi, dan memasang posisi kecil di 71,2. Ini bukan berjudi, sungguh bukan berjudi. Alasannya: kalau datanya saling bertabrakan, pilih yang paling tahan banting—setidaknya risikonya masih bisa dikendalikan.
Kemudian setelah kira-kira lebih dari dua jam, SOL sampai ke 72,8. Nggak banyak, kurang dari 2 poin. Tapi aku sudah berhasil ambil keuntungannya (ambil profit).
Kenapa profitnya cepat banget? Karena hari ini hari Minggu, bro/sis. Pasar weekend volumenya menyusut, 2 poin itu sudah lumayan. Lihat aja BTC dari 59K ke 60K juga kurang lebih sebesar itu. Dalam kondisi pasar seperti ini, serakah itu pantangan besar (dilarang keras).
2 poin memang belum cukup untuk beli porsi banyak, tapi cukup untuk beli minuman—cup milk tea—dan beli suasana hati yang lebih baik. Yang paling penting bukan aku untung berapa, tapi saat pasar lagi terpecah-pecah begini aku bisa menahan diri. Tanpa posisi besar (no heavy bag), dan nggak terus-terusan menahan order.
Yi Li Hua bilang periode Juli–Agustus untuk bottom-fishing (beli saat harga di dasar), aku percaya. Tapi sebelum itu, menjaga modal itu lebih penting daripada apa pun.