Samson Mow menegaskan bahwa dasar Bitcoin sudah tiba, sementara perbedaan pendapat analis mengenai prospek ke depan kian memanas

Samson Mow mendasarkan klaimnya pada percepatan yang dipicu oleh siklus halving. Intinya, ia beranggapan bahwa model siklus tradisional empat tahun sudah tidak berlaku. Pandangan ini bukan satu-satunya; Murad juga mengemukakan bahwa siklus kali ini mungkin akan mematahkan aturan empat tahun pada akhir tahun lalu. Namun, kesepakatan pasar belum terbentuk sepenuhnya, dan perbedaan pendapat kini bergeser dari sekadar prediksi harga menjadi mempertanyakan secara fundamental apakah model siklus tersebut benar-benar efektif.

Detail kuncinya terletak pada terpecahnya dasar penilaian analis terhadap posisi dasar: Samson Mow bertumpu pada gagasan “aturan waktu” yang sudah tidak berlaku, sedangkan Arthur Hayes, James Van Straten, dan lainnya justru mengikuti secara ketat model data on-chain historis (misalnya realized price, MA 200 minggu). Di balik perbedaan ini, terdapat upaya penyesuaian bersama di pasar terhadap kerangka analisis lama, saat faktor-faktor struktural baru seperti ETF mulai mengguncang. Direktur eksekutif Glassnode yang baru-baru ini menyebutkan kisaran kunci 46.000 hingga 54.000 dolar AS selaras dengan penilaian Van Straten di angka 50.000 hingga 54.000 dolar AS. Ini menunjukkan bahwa kubu berbasis data on-chain sedang mengonsolidasikan konsensus pada kisaran yang lebih rendah, yang berhadapan langsung dengan pernyataan Samson Mow bahwa “dasar sudah tiba.”