Saya Mulai Mengejar AI yang Lebih Cerdas, tetapi Saya Menyadari Kepercayaan Mungkin Jadi Terobosan Nyata
Saya melihat AI berkembang lebih cepat dari sebelumnya, dan dulu saya mengira pemenang terbesar hanya akan menjadi proyek dengan model terbesar dan komputasi terbanyak. Ketika saya mulai menelusuri @OpenGradient , cara pandang saya berubah.
Saya menyadari bahwa setiap respons AI yang kita terima bergantung pada kepercayaan. Kita percaya bahwa model yang tepat yang digunakan, inferensi dieksekusi dengan benar, dan keluarannya tidak diubah. Saya tidak pernah benar-benar mempertanyakannya sampai saya mulai meneliti bagaimana sebenarnya infrastruktur AI bekerja.
Saya mulai menyadari bahwa OpenGradient bukan hanya berusaha membuat AI lebih cepat—tetapi berusaha membuat AI bisa diverifikasi. Gagasan itu langsung menarik perhatian saya karena masa depan AI tidak hanya akan bergantung pada kecerdasan. Masa depan juga akan bergantung pada keyakinan.
Saya melihat bahwa ketika AI menjadi bagian dari keuangan, aplikasi terdesentralisasi, dan agen otonom, verifikasi bisa menjadi sama pentingnya dengan performa. Jika para pengembang dapat membuktikan bagaimana keputusan AI dihasilkan, bukan meminta pengguna untuk sekadar mempercayai mereka, seluruh ekosistem akan menjadi lebih kuat.
Saya menyadari pandangan saya berubah dari fokus pada model yang lebih besar menjadi fokus pada infrastruktur yang tepercaya. Saya pikir ini adalah percakapan yang seharusnya dilakukan lebih banyak orang. OpenGradient mungkin bukan mengejar sensasi..sepertinya mereka membangun lapisan kepercayaan yang pada akhirnya bisa menjadi fondasi bagi AI terdesentralisasi.#opg $OPG #KioxiaADRFallsOver14% #ModernaRisesOver12% #BitcoinDown32%InH1 #NvidiaReplacesAppleAtopRussell1000
Saya melihat AI berkembang lebih cepat dari sebelumnya, dan dulu saya mengira pemenang terbesar hanya akan menjadi proyek dengan model terbesar dan komputasi terbanyak. Ketika saya mulai menelusuri @OpenGradient , cara pandang saya berubah.
Saya menyadari bahwa setiap respons AI yang kita terima bergantung pada kepercayaan. Kita percaya bahwa model yang tepat yang digunakan, inferensi dieksekusi dengan benar, dan keluarannya tidak diubah. Saya tidak pernah benar-benar mempertanyakannya sampai saya mulai meneliti bagaimana sebenarnya infrastruktur AI bekerja.
Saya mulai menyadari bahwa OpenGradient bukan hanya berusaha membuat AI lebih cepat—tetapi berusaha membuat AI bisa diverifikasi. Gagasan itu langsung menarik perhatian saya karena masa depan AI tidak hanya akan bergantung pada kecerdasan. Masa depan juga akan bergantung pada keyakinan.
Saya melihat bahwa ketika AI menjadi bagian dari keuangan, aplikasi terdesentralisasi, dan agen otonom, verifikasi bisa menjadi sama pentingnya dengan performa. Jika para pengembang dapat membuktikan bagaimana keputusan AI dihasilkan, bukan meminta pengguna untuk sekadar mempercayai mereka, seluruh ekosistem akan menjadi lebih kuat.
Saya menyadari pandangan saya berubah dari fokus pada model yang lebih besar menjadi fokus pada infrastruktur yang tepercaya. Saya pikir ini adalah percakapan yang seharusnya dilakukan lebih banyak orang. OpenGradient mungkin bukan mengejar sensasi..sepertinya mereka membangun lapisan kepercayaan yang pada akhirnya bisa menjadi fondasi bagi AI terdesentralisasi.#opg $OPG #KioxiaADRFallsOver14% #ModernaRisesOver12% #BitcoinDown32%InH1 #NvidiaReplacesAppleAtopRussell1000
Bigger models
0%
Faster inference
0%
Verifiable AI
0%
Lower costs
0%
0 Voting • Voting ditutup