Di ruang interogasi, ketika menghadapi pemeriksaan dari polisi, mau tak mau aku menceritakan semuanya dari awal sampai akhir……
Kami saling kenal di internet. Ngobrol dua atau tiga hari saja, aku langsung jatuh cinta pada pandang pertama padanya. Jadi, aku mengajaknya keluar untuk makan dan menonton film.
Malam sudah terlalu larut, akhirnya kami pergi ke hotel bersama.
Saat mengobrol, aku menanyakan kepadanya: “Nanti kalau menikah, uang maharnya dihitung bagaimana?”
Dia bilang: “388 ribu.”
Aku terdiam.
Karena aku tidak menjawab, dia tersenyum dan berkata, “Sekarang menikah ada subsidi negara, jadi menambah 188 ribu.”
Aku tetap merasa tertekan.
Dia lalu berkata lagi, “Ada juga subsidi provinsi. Jadi pada akhirnya kamu cuma perlu bayar 3000.”
Begitu mendengar itu, aku langsung mengeluarkan uang 3000.
Kemudian aku bertanya kepadanya: “Kalau begitu, kita perlu punya anak dulu nggak?”
Dia mengangguk: “Boleh.”
……
Pak polisi, begitulah kejadiannya!
Kami hanya saja belum sempat mengurus surat nikah.
Kalian pasti harus percaya aku.
Aku benar-benar percaya ‘subsidi negara’ dan ‘subsidi provinsi’ yang dia sebutkan! 😂$ETH