Hampir 50% konsultan aset di Inggris mengakui bahwa aset kripto pelanggan mereka adalah “tak berwujud” dalam pandangan mereka—angka yang mengkhawatirkan yang menunjukkan jarak antara pasar mata uang digital dan sistem keuangan tradisional semakin nyata.

Survei dari CoinShares menunjukkan hanya 28% perusahaan manajemen aset di UE yang memiliki kebijakan yang mengizinkan investasi dengan kondisi tertentu ke dalam crypto; sisanya sama ada melarang sepenuhnya (39%) atau tidak memiliki pedoman apa pun (33%). Akibatnya, banyak konsultan tidak dapat memahami keseluruhan portofolio nasabah, sehingga menimbulkan risiko dalam pengelolaan keuangan.

Ini mencerminkan kenyataan: institusi keuangan besar masih belum mampu mengejar perkembangan crypto. Tekanan dari pelanggan dan munculnya produk seperti ETF dapat memaksa mereka berubah, namun belum bisa secara instan.

Bagi para trader, ini adalah pengingat tentang pentingnya mengelola portofolio secara mandiri. Jangan sepenuhnya bergantung pada konsultasi tradisional untuk aset digital. Selalu lakukan riset sendiri dan kendalikan risiko.

#Đầutư #Pháplý #Crypto #Tàichính