#opg $OPG
Baru-baru ini, saya terus memantau beberapa AI Agent di rantai ketika menjalankan strategi, dan saya menemukan fenomena yang cukup menarik. Banyak orang berpikir bahwa semakin banyak Agent di masa depan, ekosistem akan semakin berkembang. Tapi saya makin meragukan bahwa hal ini justru sebaliknya.
Saat ini, banyak orang melihat <c-1/>@OpenGradient </c-1/> dan fokus pada seberapa banyak Agent yang bisa dihasilkan oleh tool seperti Agent Framework dan BitQuant.
Namun, yang lebih saya perhatikan adalah pertanyaan lain: jika suatu hari benar-benar muncul puluhan ribu Agent yang bekerja di chain secara bersamaan, apakah uang yang mereka hasilkan akan semakin banyak, atau justru semakin sedikit?
Secara permukaan, bertambahnya jumlah Agent berarti ekosistem makin ramai.
Tapi ada satu aturan yang sangat kejam dalam pasar keuangan: untuk strategi yang sama, begitu jumlah peserta bertambah, tingkat imbal hasil akan turun.
Misalnya, ada sebuah Agent yang menemukan peluang arbitrase yang efektif.
Awalnya mungkin hanya ada 10 Agent yang mengerjakannya.
Lalu meningkat menjadi 100.
Kemudian menjadi 1000.
Pada akhirnya, hasil yang sering terjadi bukanlah keuntungan melebar, melainkan Alpha cepat terkikis.
Inilah kontradiksi yang paling menarik bagi saya saat meneliti ekosistem OpenGradient Agent. Proyek ini berharap lebih banyak developer menggunakan Agent Framework untuk membangun Agent. Para developer ingin terus memperoleh keuntungan melalui Agent. Sementara pengguna berharap Agent bisa terus menciptakan nilai. Namun, kepentingan ketiga pihak ini tidak sepenuhnya selaras.
Semakin sukses suatu Agent, semakin banyak peniru bermunculan.
Semakin banyak peniru, strategi makin terstandarisasi dan kehilangan keunikan.
Semakin strategi terhomogenisasi, keuntungan makin mudah ditekan.
Pada akhirnya, bisa muncul hasil yang cukup menarik: jumlah Agent di ekosistem makin banyak, tetapi Agent yang benar-benar menghasilkan uang justinya makin sedikit.
Setelah membaca ini, saya justru berpikir.
Tantangan terbesar BitQuant di masa depan mungkin bukanlah menghasilkan Agent. Melainkan terus menciptakan sumber Alpha yang baru. Karena Agent itu sendiri tidaklah langka.
Yang benar-benar langka adalah peluang yang belum ditemukan orang lain. Jika kelak semua Agent berebut merebut sekelompok keuntungan yang sama di chain.
Kalau begitu, pada akhirnya siapa yang mendapatkan uang paling banyak—pengguna Agent, developer, atau pihak yang menyediakan infrastruktur dasar untuk Agent?
#OPG $OPG
Baru-baru ini, saya terus memantau beberapa AI Agent di rantai ketika menjalankan strategi, dan saya menemukan fenomena yang cukup menarik. Banyak orang berpikir bahwa semakin banyak Agent di masa depan, ekosistem akan semakin berkembang. Tapi saya makin meragukan bahwa hal ini justru sebaliknya.
Saat ini, banyak orang melihat <c-1/>@OpenGradient </c-1/> dan fokus pada seberapa banyak Agent yang bisa dihasilkan oleh tool seperti Agent Framework dan BitQuant.
Namun, yang lebih saya perhatikan adalah pertanyaan lain: jika suatu hari benar-benar muncul puluhan ribu Agent yang bekerja di chain secara bersamaan, apakah uang yang mereka hasilkan akan semakin banyak, atau justru semakin sedikit?
Secara permukaan, bertambahnya jumlah Agent berarti ekosistem makin ramai.
Tapi ada satu aturan yang sangat kejam dalam pasar keuangan: untuk strategi yang sama, begitu jumlah peserta bertambah, tingkat imbal hasil akan turun.
Misalnya, ada sebuah Agent yang menemukan peluang arbitrase yang efektif.
Awalnya mungkin hanya ada 10 Agent yang mengerjakannya.
Lalu meningkat menjadi 100.
Kemudian menjadi 1000.
Pada akhirnya, hasil yang sering terjadi bukanlah keuntungan melebar, melainkan Alpha cepat terkikis.
Inilah kontradiksi yang paling menarik bagi saya saat meneliti ekosistem OpenGradient Agent. Proyek ini berharap lebih banyak developer menggunakan Agent Framework untuk membangun Agent. Para developer ingin terus memperoleh keuntungan melalui Agent. Sementara pengguna berharap Agent bisa terus menciptakan nilai. Namun, kepentingan ketiga pihak ini tidak sepenuhnya selaras.
Semakin sukses suatu Agent, semakin banyak peniru bermunculan.
Semakin banyak peniru, strategi makin terstandarisasi dan kehilangan keunikan.
Semakin strategi terhomogenisasi, keuntungan makin mudah ditekan.
Pada akhirnya, bisa muncul hasil yang cukup menarik: jumlah Agent di ekosistem makin banyak, tetapi Agent yang benar-benar menghasilkan uang justinya makin sedikit.
Setelah membaca ini, saya justru berpikir.
Tantangan terbesar BitQuant di masa depan mungkin bukanlah menghasilkan Agent. Melainkan terus menciptakan sumber Alpha yang baru. Karena Agent itu sendiri tidaklah langka.
Yang benar-benar langka adalah peluang yang belum ditemukan orang lain. Jika kelak semua Agent berebut merebut sekelompok keuntungan yang sama di chain.
Kalau begitu, pada akhirnya siapa yang mendapatkan uang paling banyak—pengguna Agent, developer, atau pihak yang menyediakan infrastruktur dasar untuk Agent?
#OPG $OPG