🚢 Gangguan di Selat Hormuz telah memberi tekanan pada pelayaran global, dengan sekitar 1.150 kapal kargo saat ini menunggu untuk melanjutkan operasi di Teluk.
Kapal-kapal dan muatannya diperkirakan bernilai hampir $125 miliar, sementara hingga 20.000 pelaut masih terdampak oleh situasi ini. Perlambatan ini menyoroti pentingnya Selat Hormuz, salah satu rute perdagangan maritim terpenting di dunia, bagi rantai pasok energi dan komersial global.
Pasar dan perusahaan pelayaran kini memantau perkembangan dengan cermat sambil menunggu kembalinya operasi normal.