📊 Le Point Flash | Rabu 24 Juni 2026 (07h50)
Pagi ini, cryptomap berubah menjadi merah. Setelah mematahkan garis tren, Bitcoin melorot lalu menetap di sekitar 62 500 $. Ini adalah fase “napas lega”.

📰 Sorotan berita makro dan kripto
Kabar dingin ini berawal dari sisi makroekonomi. Bank of America kini memperkirakan ada tiga kali kenaikan suku bunga tahun ini akibat inflasi yang masih membandel, di bawah Kevin Warsh. Tak heran jika prospek ini membebani aset berisiko. Dampak langsungnya: volume melemah dan biaya di DEX turun 50 %, tanda aktivitas yang jelas meredup.
Untungnya, geopolitik sedikit bernapas. Departemen Keuangan AS menangguhkan sanksinya terhadap Iran selama 60 hari, yang memungkinkan rekor pengiriman 19 juta barel melintasi Selat Hormuz. Ini rapuh, tapi minyak tetap mengalir normal.
Terakhir, dari sisi regulasi, Ripple mencetak poin berharga dengan memperoleh persetujuan MiCA awal di Luksemburg. Adapun penurunan BTC sebesar 49 % dari puncaknya, Galaxy Research mengingatkan secara tepat bahwa itu adalah “pembersihan” klasik pada bear market—diperlukan untuk merapikan kelebihan leverage.

📉 Teknik: Perang kelelahan
Secara grafik, Bitcoin tepat bertengger pada support 62 231 $, tepat di atas benteng terakhir di 60 077 $. Ini benar-benar pertempuran psikologis: Bulls mempertahankan Double Bottom untuk pembalikan, sementara Bears mendorong agar Bear Flag dapat divalidasi. Sementara itu, pita Bollinger semakin menyempit. Semakin terkompres, semakin eksplosif potensi keluarnya. Titik pivot tetap di 66 280 $ untuk membuka jalan menuju 72 000 $. Dengan musim panas mulai, aktivitas berpotensi stagnan: tidak ada bullrun sampai akhir 2026.

Di sisi lain, Ethereum melakukan “copy-paste” dari Bitcoin. Tertekan di bawah rata-rata pergerakannya, ETH bertahan di 1 646 $. Struktur Tasse dengan gagangnya rapi, tetapi tetap terancam oleh bendera bearish yang sama. Ethereum perlu menembus resistance $$BTC dari 1 798 $ untuk berharap dapat menembus 2 028 $.