Menurut The New York Times, CEO Meta Mark Zuckerberg telah mengarahkan sebuah tim internal untuk mengembangkan aplikasi pasar prediksi mandiri bernama Arena, terpisah dari Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger. Produk tersebut dikabarkan dimodelkan setelah Polymarket dan Kalshi, pada awalnya menggunakan sistem berbasis poin alih-alih taruhan uang sungguhan, meskipun partisipasi berbayar di masa depan belum dikesampingkan. Meta disebut memandang pasar prediksi sebagai tren perilaku pengguna yang sedang berkembang dan peluang pertumbuhan yang potensial. Perusahaan itu sebelumnya meluncurkan aplikasi prediksi bernama Forecast pada 2020 sebelum menutupnya pada 2022.