Gua udah liat sesuatu yang menarik setiap kali produk AI baru mulai naik daun.
Kebanyakan orang langsung fokus ke modelnya. Apakah lebih pintar? Lebih cepat? Lebih murah? Para investor bandingin kemampuan, pengguna bandingin output, dan obrolan cepet banget berubah jadi lomba buat ngeidentifikasi siapa yang punya kecerdasan terbaik.
Itu juga cara yang jelas buat ngeliat proyek kayak @OpenGradient .
Tapi makin gua pikirin, makin gua yakin kalo kecerdasan bukanlah hal yang paling susah dicari.
Variabel tersembunyi mungkin adalah kepercayaan.
Bayangin masa depan di mana model AI ada di mana-mana. Setiap aplikasi punya satu. Setiap bisnis pakai beberapa. Agen terus-menerus menghasilkan analisis, bikin keputusan, dan berinteraksi dengan pasar. Kecerdasan jadi melimpah.
Tapi yang gak melimpah adalah kepastian.
Gimana lo tau dari mana output itu berasal? Gimana lo verifikasi kalo model beneran menghasilkan apa yang diklaim? Gimana orang asing koordinasi sekitar informasi yang gak bisa mereka periksa langsung?
Itu adalah eksperimen pemikiran yang selalu gua balik lagi.
Kalo infrastruktur AI akhirnya ngurangin biaya buat menciptakan kecerdasan, maka nilai ekonomi mungkin mulai bergeser ke sistem yang ngurangin ketidakpastian sekitar kecerdasan itu.
Dilihat dari sudut pandang itu, @OpenGradient terasa kurang kayak cerita hosting AI dan lebih kayak pertanyaan tentang verifikasi di dunia yang kebanjiran informasi yang dihasilkan mesin.
Dan kalo kepercayaan jadi lebih langka daripada kecerdasan, apakah kita sedang mengukur hal yang salah hari ini?

#opg $OPG @OpenGradient