Peringatan merah di dunia kripto dan Fintech! 🚨👇

Tahukah kamu bahwa sebuah platform kripto yang terkait dengan pencucian uang dari Kereta Aragua beroperasi di Chili dengan memanfaatkan Undang-Undang Fintech demi kepentingannya? 🤯

Dalam “Operasi Tokio” yang baru-baru ini, pihak berwenang mengungkap bagaimana jutaan dolar digerakkan ke luar negeri. Yang paling mengejutkan adalah langkah brilian dari perusahaan ini: mereka mempublikasikan diri sebagai entitas yang teregulasi. Namun, Komisi untuk Pasar Keuangan (CMF) menyalakan alarm dan menjelaskan perbedaan hukum penting yang wajib diketahui setiap investor:

🔹 TERDAFTAR tidak sama dengan TERIZIN. Perusahaan berhasil masuk ke daftar publik CMF, tetapi tidak pernah mendapatkan izin maupun otorisasi nyata untuk beroperasi secara legal. Kesenjangan regulasi ini memungkinkan organisasi kriminal menggunakan kedok startup teknologi untuk pergerakan keuangan ilegal mereka, sekaligus memicu investigasi internal di kalangan komunitas FinteChile.

Pelajaran bagi komunitas Binance Square jelas: di ekosistem ini, lakukan risetmu sendiri (DYOR) jauh melampaui sekadar melihat selembar dokumen pendaftaran. Jangan mudah tertipu oleh penampilan!

Menurutmu, bagaimana pendapat tentang kekosongan hukum ini? Aku menunggu komentarmu. 💬👇

#Chile #TrenDeAragua