Swiss – Kantor Berita
Suasana dipenuhi kekecewaan dan keterkejutan di koridor resor Bürgenstock di Swiss, menyusul penarikan mendadak delegasi Iran dari sesi perundingan yang tengah berlangsung, hanya sekitar 80 menit setelah dimulai [1.1.1، 1.4.3]. Sikap Iran yang tegas ini muncul sebagai protes atas pernyataan dan ancaman yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump, yang dinilai Teheran sebagai penghancuran langsung peluang perdamaian.
Raut terkejut pada mediator Pakistan
Lensa kamera dan rekaman video yang beredar dari lokasi rapat menunjukkan raut terkejut dan kelelahan yang sangat jelas di wajah Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif. Ia bersama negara Qatar memimpin upaya mediasi yang intens dan melelahkan untuk mempertemukan pandangan dan mencapai kesepakatan gencatan senjata yang komprehensif [0.5.1, 0.5.4]. Adegan-adegan tersebut memperlihatkan besarnya kekecewaan yang menimpa delegasi pendukung setelah sesi tersebut runtuh secara cepat [0.5.1, 1.1.2].
Pelanggaran memorandum saling pengertian
Berdasarkan informasi yang dikeluarkan, Teheran membenarkan penarikannya dengan alasan bahwa ancaman-ancaman AS terbaru merupakan pelanggaran terang-terangan dan pasal yang bertentangan dengan memorandum saling pengertian yang ditandatangani di Islamabad, ibu kota Pakistan, pada 18 Juni. Memorandum tersebut secara tegas menyatakan larangan penggunaan kekuatan atau ancaman kekuatan selama proses perundingan [1.1.2, 1.5.4]. Berdasarkan tindakan ini, pihak Iran menolak melanjutkan pembicaraan apa pun di bawah tekanan dan ancaman.
Nasib yang tidak jelas bagi pembicaraan
Dengan penarikan yang mendadak ini, upaya mediasi Pakistan dan Qatar bersama-sama tersandung masuk ke dalam lorong gelap, setelah harapan ditumpukan pada tercapainya terobosan diplomatik yang mengakhiri krisis yang tengah berlangsung. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak lain mengenai kemungkinan dimulainya kembali perundingan atau langkah selanjutnya untuk menyelamatkan jalur diplomasi Swiss. $BTC

