Open Interest. Bagaimana cara menginterpretasikannya?
Mari kita mulai dengan yang sederhana — apa itu open interest dalam arti yang paling luas:
«jumlah total kontrak terbuka di derivatif (futures, perpetual, opsi), yang masih belum ditutup».
Selanjutnya, kita akan membahas bagaimana open interest bekerja:
OI naik — orang membuka kontrak baru, long atau short.
OI turun — kontrak ditutup.
Sekarang kita beralih ke hal utama — bagaimana menggunakan indikator dalam trading.
1) OI naik dan harga juga naik. Kenaikan didukung oleh uang sungguhan, bukan karena likuidasi short.
2) OI turun, tetapi harga naik. Kenaikan ini tidak stabil, karena terjadi akibat penutupan short (ingat: menutup short = membeli, yaitu kontrak long).
3) OI turun dan harga juga turun. Penurunan mulai mereda: long ditutup, dan tidak ada short baru untuk melanjutkan pergerakan.
4) OI naik, sementara harga turun. Kemungkinan besar penurunan akan berlanjut: short menekan pasar, memicu candle merah ke bawah.
Di artikel berikutnya, kita akan membahas kombinasi indikator — misalnya, cara bekerja dengan OI dan funding.