Kamu nggak punya satu pun kesempatan
Pada tahun 2005, trading otomatis/algo bukan hal baru, tapi itu cepat mengambil alih. Ini yang terjadi pada tahun itu:
· ~30% dari volume ekuitas AS sudah algoritmik (naik dari ~10% pada tahun 2000). Trading frekuensi tinggi (HFT) masih di tahap awal yang liar.
· Platform besar sudah aktif — API Interactive Brokers dan Tradestation sudah memungkinkan trader retail untuk menjalankan skrip.
· "Tentara kuant" — Renaissance Technologies, D.E. Shaw, dan AQR sedang melawan dengan strategi sistematik sementara kebanyakan trader retail masih menggunakan grafik dial-up.
Tapi ini yang bikin grafikmu terjepit:
Strategimu terlihat seperti sedang kehilangan peluang secara manual di 2005–2007, karena otomatisasi mengubah permainan:
· Likuiditas menghilang pada stop — algos akan memburu stop-loss-mu lebih cepat dari yang bisa kamu klik.
· Kompresi spread — pembuat pasar digantikan oleh komputer, membunuh keuntungan untuk scalper manual.
· Trading berita jadi tidak mungkin — pada tahun 2005, algos bisa memparse berita Reuters dalam milidetik dan mendahului order-mu sebelum kamu selesai membaca ticker.