Kalau bisa, aku tidak ingin lagi membahas perasaan denganmu; aku ingin membicarakan uang, kredit, suku bunga, kurs, inflasi—lalu membahas aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, biaya, laba—setelah itu membahas saham, obligasi, reksa dana, derivatif, futures, opsi, swap—lalu membahas penerbitan primer, perdagangan sekunder, market maker, likuiditas, volatilitas, arbitrase—baru kemudian membahas koefisien beta, imbal hasil alfa, rasio Sharpe, maksimum drawdown, win rate, dan rasio untung-rugi—baru ngobrol tentang penetapan harga aset, penetapan harga arbitrase, hipotesis pasar efisien, random walk, mean reversion—membahas analisis laporan keuangan, discounted cash flow, internal rate of return, net present value, dan payback period—lalu sekalian membahas siklus ekonomi makro, GDP, CPI, PMI, angka pengangguran, serta neraca perdagangan—membahas bank sentral, operasi pasar terbuka, rasio cadangan, tingkat diskonto, dan suku bunga acuan—lalu membahas value at risk, stress test, simulasi Monte Carlo, lindung nilai counter-flow, asuransi—kemudian membahas behavioral finance, anchoring effect, overconfidence, loss aversion, dan herding effect—lalu membahas corporate governance, masalah agensi, kompensasi berbasis ekuitas, merger dan akuisisi, leveraged buyout, dan restrukturisasi kebangkrutan—akhirnya barulah dunia dan aku.
Menjahit-menambal yang sana sini, dunia kripto menghambur-hamburkan uang seperti tanah!~🧧♻️🥹 Jangan lihat tampak luar yang mengilap dan indah; jalan yang ditempuh hingga tiba di sini hanya diketahui oleh diri sendiri.