Accenture jatuh tajam setelah laporan Q3 karena pasar fokus pada prospek FY2026 yang lebih lemah

๐Ÿ“‰ Accenture melaporkan pendapatan Q3 FY2026 sebesar $18,7 miliar, naik 6% tahun ke tahun dalam istilah USD, sementara EPS mencapai $3,80, secara umum melebihi ekspektasi. Namun, reaksi pasar sangat negatif karena investor lebih memperhatikan panduan penuh tahun perusahaan.

โš ๏ธ Perusahaan menurunkan prospek pertumbuhan pendapatan FY2026 menjadi 3โ€“4% dalam mata uang lokal, atau 4โ€“5% tanpa memperhitungkan dampak dari bisnis federal AS-nya. Ini menjadi alasan utama di balik penurunan tajam saham Accenture selama pra-pasar dan perdagangan awal, meskipun keuntungan kuartalan tidak terlalu lemah.

๐Ÿ›๏ธ Tekanan utama berasal dari pengeluaran federal AS yang lebih lembek, menunjukkan bahwa permintaan dari klien terkait pemerintah mulai melambat. Bagi perusahaan konsultasi dan layanan TI besar seperti Accenture, sinyal ini bisa membuat investor lebih berhati-hati terhadap sektor yang lebih luas.

๐ŸŒ Dampaknya tidak terbatas pada Accenture saja, karena juga memberikan tekanan pada perusahaan konsultasi TI, outsourcing, dan teknologi yang berfokus pada layanan yang terkait dengan pengeluaran perusahaan besar di AS. Cerita AI tetap menjadi faktor pendukung jangka panjang, tetapi dalam jangka pendek, pasar memprioritaskan penilaian ulang risiko pertumbuhan.

#Accenture $TON $NVDAB $SPCXB