Minggu lalu, gue buka email lagi dan liat notifikasi perpanjangan alat AI yang lagi dipake.
Gue gak inget pasti udah daftar dari kapan.
Cuma tau kalo tiap hari gue buka itu.
Buat nulis.
Buat cari ide.
Buat selesaikan kerjaan.
Gue bayar tepat waktu tanpa mikir lebih jauh.
Sampai saat nanya:
Kalo besok akun gue diblokir gimana?
Kalo harga naik dua kali lipat gimana?
Kalo satu fitur yang biasa gue pake hilang gimana?
Ternyata banyak dari kita yang bangun karir dan kebiasaan sehari-hari di atas alat yang sebenernya kita gak punya.
Dulu, beli software itu artinya install di komputer kita.
Sekarang, kita bayar untuk maintain akses ke kecerdasan.
Mungkin itu akan baik-baik aja sebagian besar waktu.
Tapi hal-hal penting sering kali baru diperhatiin pas udah gak ada lagi.
Itu saat gue mulai peduli sama proyek-proyek yang nanya hal lain tentang AI.
Pengguna harus punya hak apa saat kecerdasan jadi infrastruktur?
Pandangan ini bikin gue tertarik sama @OpenGradient
Sementara banyak proyek fokus bikin model yang lebih kuat, OpenGradient lagi bangun Open Intelligence - infrastruktur AI di mana privasi, kemampuan verifikasi, dan hak kepemilikan jadi prioritas.
AI bakal jadi lapisan infrastruktur baru di internet.
Dan infrastruktur terpenting di masa depan gak boleh cuma jadi sesuatu yang kita sewa.
#opg $OPG $H $BTW